Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

3 Meriam Terbesar yang Pernah Digunakan

1 min read

3 Meriam Terbesar yang Pernah Digunakan

Pada saat di medan peperangan, setiap sisi pasti menggunakan segala macam kesempatan untuk memperoleh kemenangan.

Selain banyaknya prajurit dan senjata yang digunakan, ukuran senjata dan kendaraan yang besar juga merupakan salah satu aspek penting untuk memenangkan peperangan.

Dalam sejarah peperangan manusia, tercatat banyak sekali senjata berukuran besar yang digunakan oleh pasukan perang selama masa perang.

Berikut adalah 3 meriam yang memiliki ukuran terbesar dan digunakan selama peperangan.

 

Baca Juga:

1.Schwerer Gustav dan Dora

Dalam sejarah, Schwerer Gustav dan Dora adalah meriam bersaudara yang memiliki berat 1.350 ton jika digabungkan serta memiliki peluru seberat 7 ton.

Jarak tembak yang dapat ditembakkan oleh Schewer Gustav dan Dora adalah sejauh hampir 40 km. Dengan bobot yang besar dan berat, kedua meriam ini juga memiliki kekuatan yang besar.

Tujuan awal diciptakan kedua meriam ini adalah untuk meghancurkan benteng Prancis di Jalur Maginot. Namun, tujuan tersebut tidak jadi terlaksana lantaran Nazi berhasil merebut kedua meriam ini.

Untuk merakit Schwerer Gustav di Sevastopot tempat meriam ini bertugas, dibutuhkan 2.500 tentara untuk membawanya dan 250 orang untuk merakit. Sedangkan Dora berada di Stalingrad.

Namun pada akhirnya, Nazi menghancurkan kedua meriam besar ini agar tidak direbut oleh sekutu.

 

2.Karl-Gerat

Karl-Gerat merupakan meriam yang dibuat oleh Jerman yang memiliki ukuran yang besar, sehingga harus dibongkar pasang saat ingin dipindahkan.

Memiliki tujuan yang sama dengan Schewerer Gustav dan Dora yaitu untuk menghancurkan benteng Prancis di Jalur Maginot.

Untuk mengoperasikan meriam ini dibutuhkan oleh 21 awak dan dapat menembakkan 6 peluru penghancur bunker.

Karl-Gerat dibuat sebanyak 7 unit, dimana 6 unit digunakan untuk perang sedangkan 1 unit untuk uji coba. Meriam ini memiliki debut saat digunakan di Operasi Barbarossa pada Juni 1941, dengan menghancurkan benteng di Brest-Litovsk.

 

3.Obusier de 520 model 1916

Obusier de 520 model 1916 merupakan meriam diatas rel kereta api yang dibuat oleh Prancis pada perang dunia pertama.

Meriam ini bisa menembakkan peluru berdiameter 520 mm dengan berat lebih dari 1,6 ton dan memiliki jarak tembak sejauh 13 km.

Meskipun meriam ini memiliki kekuatan yang besar, Prancis selaku negara pembuatnya tidak pernah menikmati kekuatan dari meriam ini karena direbut oleh Jerman pada tahun 1940.

Jerman memakainya pada saat pengepungan Leningrad tahun 1942 dan pada akhirnya meriam ini hancur karena pelurunya yang meledak sendiri di dalam laras.

 

 

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!