Peran TNI Dalam Mengatasi Ancaman Militer dan Ancaman Non Militer

0
47
ancaman-non-militer

Buat Sobat Blog Militer Indonesia yang suka menjadi pengamat terhadap perkembangan Situasi Keamanan dalam negeri tentunya telah menyadari bahwa ada kenaikan eskalasi dan Potensi kerawanan terhadap kedaulatan negara. Disini Peran TNI dalam mengatasi Ancaman Militer dan Ancaman Non Militer tentunya sangat dibutuhkan. Bagaimana caranya ? Penasaran ? Simak ulasan berikut ya !!!

ancaman-militer-non-militer

Tugas Pokok TNI adalah Menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan Undang – undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara ( UU no 34 tahun 2004 tentang TNI ). lalu apa Hakekat ancaman tersebut ? Yuk Kita bahas bersama

Hakekat Ancaman

Pada Hakekatnya pengertian ancaman adalah Segala sesuatu yang mengancam atau membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa Indonesia (Keamanan Nasional/Kepentingan Nasional), baik dari segi sumber ancaman (ancaman dari dalam negeri, luar negeri dan azimutal), dari segi macam ancaman (ancaman militer atau non milter), maupun dari segi aktor ancaman (ancaman suatu negara atau bukan negara).

Jenis Jenis Ancaman

Ada beberapa jenis ancaman yang dapat mengancam kedaulatan negara, Keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa yaitu :

1. Ancaman Militer Tradisional

Ancaman militer tradisional adalah ancaman terhadap kedaulatan negara yang sumbernya berasal dari kekuatan militer negara lain, yaitu berupa pengerahan kekuatan militer secara konvensional oleh satu atau beberapa negara yang ditujukan untuk menyerang NKRI.

Contoh ancaman Militer Tradisional adalah Perang antar negara, Agresi Militer, Invasi, Blokade, Serangan Unsur Militer, Keberadaan Unsur Militer di luar perjanjian, Wilayah Negara lain digunakan sebagai daerah persiapan agresi, Pengiriman tentara bayaran, Spionase, Sabotase, Sengketa perbatasan baik Darat, Laut maupun Udara.

ancaman-militer

2. Ancaman Militer Non Tradisional

Ancaman militer Non-Tradisional adalah ancaman yang sumbernya tidak hanya berasal dari kekuatan militer negara lain namun dapat pula berupa kejahatan terorganisir lintas negara yang dilakukan oleh aktor-aktor non-negara dengan memanfaatkan kondisi dalam negeri yang tidak kondusif, atau juga dari faktor fenomena alam. 

Contoh ancaman militer non-tradisional dapat berupa separatisme bersenjata, pemberontakan, aksi radikalisme, aksi terorisme, sabotase, spionase, pembajakan, perompakan, penyelundupan dan perdagangan senjata, amunisi dan bahan peledak.

ancaman-militer-non-tradisional

3. Ancaman Non Militer

Ancaman Nir Militer adalah segala bentuk ancaman yang menggunakan faktor-faktor non-militer yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan atau berimplikasi mengancam kedaulatan Negara, keutuhan wilayah Negara dan keselamatan segenap bangsa.

Contoh Ancaman Non Militer dapat terjadi dalam berbagai bidang baik Idiologi, Politik, Sosial budaya, Pertahanan dan Keamanan maupun agama seperti kerusuhan sosial/konflik komunal, bencana alam, bencana akibat ulah manusia, wabah penyakit, pencurian kekayaan sumber daya alam di laut, pencurian kekayaan hutan, penambangan liar, pelanggaran wilayah laut dan udara oleh sipil, penyelundupan dan perdagangan manusia, narkoba atau bahan berbahaya lainnya secara illegal, korupsi, kebodohan, kemiskinan, aksi kriminal dan kejahatan komputer (Cyber Crime).

ancaman-non-militer

Sasaran Ancaman

Sasaran ancaman terhadap kepentingan nasional meliputi sasaran ancaman terhadap kedaulatan Negara, sasaran ancaman terhadap keutuhan wilayah dan sasaran ancaman terhadap keselamatan bangsa. Apabila ancaman terhadap kedaulatan negara tidak dapat diatasi akan berdampak kepada keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa demikian juga sebaliknya.

Sasaran Ancaman Terhadap Kedaulatan Negara.  

Sasaran ancaman terhadap Kedaulatan NKRI ditinjau dari aspek militer, dapat berupa penguasaan atau pendudukan sebagian wilayah darat, laut dan udara atau klaim wilayah/pulau-pulau terluar Indonesia yang dilakukan oleh negara lain karena adanya konflik /sengketa antar negara (inter state conflict) yang dapat dikelompokkan sebagai ancaman militer  tradisional.

Sasaran Ancaman Terhadap Keutuhan Wilayah RI.  

Sasaran ancaman terhadap keutuhan wilayah RI ditinjau dari aspek militer dapat berupa hilangnya sebagian wilayah RI karena adanya keinginan untuk merdeka atau memisahkan diri dari NKRI yang dilakukan oleh aktor non negara (non state actor) ataupun non state actor yang mendapat dukungan dari aktor negara (state actor) atau pihak ketiga yang dapat dikelompokkan sebagai ancaman militer non tradisional.

Sasaran Ancaman Terhadap Keselamatan Bangsa.

Sasaran ancaman terhadap keselamatan bangsa ditinjau dari aspek militer dapat berupa keselamatan jiwa dan raga setiap warga negara Indonesia, baik yang ada di dalam ataupun di luar negeri, sebagai akibat tindakan fisik ataupun non fisik dari aktor negara dan/ atau aktor non negara.  Ditinjau dari aspek non militer dapat berupa

Prediksi Ancaman Militer dan Non Militer

Berdasarkan pengamatan dan analisa perkembangan strategis terhadap peninjauan keamananan Dunia Internasional dan dalam negeri ada beberapa prediksi ancaman baik Militer maupun non militer yang dapat terjadi pada negara kita tercinta NKRI.

Prediksi Yang pertama adalah adanya ancaman militer Tradisional yang dikarenakan adanya kepentingan negara – negara maju yang memiliki kekuatan militer sangat kuat guna menguasai sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia sehingga mengancam kedaulatan Negara.

Prediksi yang kedua adalah adanya ancaman militer Non Tradisional yang dilakukan oleh organisasi kejahatan baik Internasional maupun dalam negeri baik berupa Radikalisme, Terorisme dan lain sebagainya yang mengancam keutuhan wilayah negara.

Prediksi ketiga adalah adanya ancaman nir militer dalam berbagai bidang yang dominan berasal dari dalam negeri seperti krisis ekonomi, Separatis Idiologi dan Politik yang mengancam keselamatan bangsa.

Peran TNI Dalam Mengatasi Ancaman

Dalam mengatasi ancaman Militer dan Non Militer, TNI Berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

Untuk itu dalam Tugasnya menangani ancaman baik militer maupun non militer, TNI dapat menggunakan Konsepsi Operasi Militer Perang ( OMP ) dan Operasi Militer Selain Perang ( OMSP ) seperti telah dijabarkan dalam UU No 34 Tahun 2004 Tentang TNI.

Dalam UU tersebut telah dijelaskan bahwa dalam menghadapi ancaman Militer, TNI dapat menjalankan operasi militer perang ( OMP ) dimana TNI merupakan Komponen utama sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI.

Sedangkan dalam mengatasi ancaman Non militer TNI dapat menjalankan operasi militer selain perang ( OMSP ) dimana tugasnya antara lain :

  1. mengatasi gerakan separatisme bersenjata;
  2. mengatasi pemberontakan bersenjata;
  3. mengatasi aksi terorisme;
  4. mengamankan wilayah perbatasan;
  5. mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis;
  6. melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri;
  7. mengamankan Presiden dan wakil presiden beserta keluarganya;
  8. memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai
    dengan sistem pertahanan semesta;
  9. membantu tugas pemerintahan di daerah;
  10. membantu kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan
    ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang;
  11. membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala dan perwakilan pemerintah asing
    yang sedang berada di Indonesia;
  12. membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan
    kemanusiaan;
  13. membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue); serta
  14. membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap
    pembajakan, perompakan, dan penyelundupan.

Kesimpulan

Bahwa dalam menjalankan tugas pokoknya TNI dapat menjalankan berbagai konsepsi Operasi baik OMP ( Operasi Militer Perang ) maupun OMSP ( Operasi Militer Selain Perang ).

Untuk itu perlu adanya peningkatan kemampuan Prajurit TNI baik dalam taktik dan tehnik perang juga kemampuan dalam Komunikasi dan diplomasi.

Demikianlan pembahahasan kita kali ini tentang Peran TNI Dalam Mengatasi Ancaman Militer dan Ancaman Non Militer, semoga bermanfaat. Semangat Pagi.

Tinggalkan Balasan