Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Ancaman Militer, Pengertian Dan Contohnya ( Lengkap )

3 min read

ancaman militer, bentuk dan contohnya

Hai Sahabat Military Lovers dimanapun berada, Kali ini kita akan kembali menganalisa / Analisis Militer tentang Ancaman Militer lengkap beserta pengertian dan Contohnya.

Baca Juga:

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah.

Hal ini membuat Indonesia sebagai Incaran negara – negara lainnya guna menguasai sumber daya lam yang kita Miliki.

Baca Juga : Cara Membobol Wifi

Sebagian dari negara – negara tersebut bahkan tak segan – segan untuk mengancam Indonesia baik dengan Kekuatan Militer maupun Non Militer.

Sejarah telah membuktikan bahwa Ancaman Militer itu benar – benar ada dan nyata dimana 350 Tahun Kita di jajah Belanda dan 3,5 Tahun oleh Jepang.

Kita tentunya tak ingin dijajah kembali, untuk itu perlu kiranya kita untuk belajar tentang Ancaman baik itu Ancaman Militer maupun ancaman Non Militer.

Sebelum membahas masalah pokok tentang ancaman militer, kita harus tahu lebih dulu pengertian ancaman secara umum.

Ancaman adalah segala bentuk perbuatan yang menimbulkan akibat, baik langsung maupun tidak langsung sehingga Saksi dan/atau Korban merasa takut atau dipaksa untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu hal yang berkenaan dengan pemberian kesaksiannya dalam suatu proses peradilan pidana. ( Referensi Undang – undang no 31 Tahun 2014 )

Ancaman Militer

Sedangkan Ancaman Militer sesuai dengan pengertian yang dikutip Mimin dari situs resmi TNI berdasarkan Doktrin TRIDEK adalah sebagai berikut :

Ancaman Militer adalah lakukan oleh ancaman yang dilakukan oleh suatu negara kepada negara lain. Ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa negara.

Dimana Ancaman tersebut dapat berupa berbagai macam, bentuk dan jenis sesuai dengan kekuatan Milter suatu Bangsa.

Macam Dan Contoh Ancaman Militer

1. Agresi

Agresi adalah bentuk ancaman militer berupa penggunaan kekuatan bersenjata oleh negara lain terhadap kedaulatan  negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.

Sesuai sejarah perjuangan bangsa kita tentu mengenal Agresi Militer Belanda 1 dan 2 yang ingin Indonesia kembali dalam jajahan Belanda.

Selain itu Agresi juga dapat dalam bentuk dan cara-cara lain Seperti :

a.   Invasi berupa serangan oleh kekuatan bersenjata negara lain terhadap wilayah NKRI

b. Bombardemen berupa penggunaan senjata dan lainnya yang dilakukan oleh angkatan bersenjata negara lain terhadap NKRI.

c. Blokade terhadap pelabuhan atau pantai, wilayah udara NKRI oleh angkatan bersenjata negara lain.

d. Serangan unsur angkatan bersenjata negara lain terhadap unsur satuan darat, laut, dan udara.

e. Keberadaan atau tindakan unsur kekuatan bersenjata asing dalam wilayah NKRI yang bertentangan dengan ketentuan atau perjanjian yang telah disepakati.

f. Tindakan suatu negara yang mengijinkan penggunaan wilayah oleh negara lain, untuk melakukan agresi atau invasi terhadap NKRI.

g. Pengiriman kelompok bersenjata atau tentara bayaran oleh negara lain, untuk melakukan tindakan kekerasan di wilayah NKRI atau melakukan tindakan seperti tersebut di atas.

h. Ancaman lain yang ditetapkan oleh Presiden.

2. Pelanggaran Wilayah

Contoh Ancaman Militer selain Agresi adalah Pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh negara lain, baik melalui perbatasan darat, laut, maupun udara.

Ancaman Militer berupa pelanggaran Wilayah juga akan sangat mungkin terjadi mengingat Indonesia berbatasan langsung dengan 10 Negara dimana beberapa diantaranya berbatasan Daratan.

Potensi ancaman pelanggaran wilayah juga makin berbahaya mengingat ada beberapa wilayah yang mengalami sengketa seperti di Laut China Selatan ( LCS ) dan beberapa wilayah lainnya.

3. Pemberontakan Bersenjata

Bentuk ancaman Militer lainnya yaitu pemberontakan bersenjata Yaitu suatu gerakan bersenjata yang melawan Pemerintah yang sah.

Contoh pemberontakan senjata yang pernah terjadi adalah Gerakan Aceh Merdeka ( GAM ), DI/TII dan tentunya juga yang saat ini masih hangat yaitu Gerakan Separatis Bersenjata di Papua.

Dimana semua pemberontakan tersebut merupakan ancaman menggunakan kekuatan bersenjata yang ingin melawan pada Pemerintahan RI yang Sah.

4. Sabotase

Sabotase merupakan bentuk ancaman militer yang berasal dari pihak tertentu untuk merusak instalasi penting dan obyek vital nasional.

Obyek Vital Nasional yang dimaksud disini adalah tempat atau wilayah yang menjadi hajat hidup orang banyak seperti Pembangkit Listrik, Kilang Minyak dan obyek vital lainnya.

5. Spionase

Spionase merupakan ancamanberupa kegiatan Intelijen Guna mencari dan mendapatkan Rahasia negara lain khususnya Rahasia Militer.

Baca Juga : Tes Wartegg

Ada beberapa contoh spionase yang dilakukan oleh agen intelijen negara lain di negara kita antara lain seperti aksi seorang agen CIA Allen Lawrence yang mempunyai misi membantu pemberontakan PRRI/Permesta.

Ada juga aksi spionase yang dilakukan oleh dinas intelijen Australia dalam memata – matai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Istri, dimana hal ini terkuak oleh Edward Snowden. dan beberapa aksi lainnya.

6. Aksi Teror Bersenjata

Bentuk Ancaman Militer lainnya adalah Aksi Teror Bersenjata yaitu perbuatan yang menebarkan rasa takut dan mengancam keselamatan bangsa.

Aksi ini dapat dilakukan oleh teroris internasional atau juga teroris dalam negeri baik berdiri sendiri maupun bekerjasama dengan Organisasi terlarang di luar negeri.

Contoh aksi teror bersenjata yang pernah dan masih terjadi adalah aksi terorisme di Poso dibawah pimpinan Santoso yang kini telah berganti pimpinan setelah Ybs terbunuh oleh Satgas Tinombala gabungan TNI – POLRI.

7. Ancaman keamanan di laut atau udara

Aksi yang mengancam yurisdiksi nasional Indonesia yang dilakukan pihak-pihak tertentu dapat berupa :

a.  Pembajakan atau perampokan;

b. Penyelundupan senjata , amunisi dan bahan peledak atau bahan lain yang dapat membahayakan keselamatan bangsa;dan

c.  Penangkapan secara ilegal atau pencurian kekayaan laut.

8. Konflik komunal

Konflik Komunal adalah ancaman yang disebabkan oleh adanya perasaan atau sentimen bersama berdasarkan ikatan – ikatan tertentu.

Konflik ini terjadi antar kelompok masyarakat, yang dapat membahayakan keselamatan bangsa.    

Oleh sebab itu Konflik Sampit, Poso dan Maluku adalah Contoh Ancaman Militer dalam bentuk Konflik Komunal dimana TNI – POLRI berperan sebagai Garda terdepan dalam mengatasinya.

Akhir Kata

Nah sekarang tentunya kawan – kawan udah tahu kan apa itu Pengertian Ancaman Militer, Bentuk dan Contoh Contohnya.

Bila kita pelajari memang ada Irisan dengan ancaman non militer , seperti Konflik Komunal dan aksi teror bersenjata.

Nah yang membedakan adalah skalanya bila itu skala masih kecil dan terbatas kewilayahan maka akan masuk dalam ancaman non militer dan sebaliknya bila telah membahayakan negara maka masuk dalam ancaman militer dimana TNI sebagai Garda terdepan dalam menagatasinya.

Kedepan kita akan membahas tentang contoh pengingkaran hak sebagai warga negara Indonesia.

Semoga artikel tentang Ancaman Militer ini Bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada teman dan saudara agar makin banyak orang yang mengerti. Salam literasi.

Baca Juga:
Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!