Bela negara, samakah dengan wajib militer ??

0
84
dinas militer - wajib militer

Hai Sahabat Blog Literacy Militer, Indonesia merupakan negara besar dengan berbagai macam Suku, Agama, Ras, Adat Istiadat dan kebudayaan yang berbeda – beda, untuk itu perlu ada upaya Bela Negara demi terwujudnya negara yang tangguh, Lalu bagaimana Caranya ? Haruskah dengan wajib militer ?

Bela-negara-literacy-militer

Gegap gempita pergantian tahun 2020 tak hanya diwarnai dengan maraknya pesta kembang api dan terompet yang saling bersahutan. Jauh diperairan Natuna ternyata nelayan vietnam dan cina juga sedang berpesta menikmati kekayaan alam laut negara kita.

Yup … seluruh wilayah Indonesia dan segenap penduduknya dibuat tercengang dengan kenyataan bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI nyata adanya.

Sebenarnya permasalahan yang terjadi bukanlah hanya di perairan Natuna di ujung timur Indonesia negara ini juga sedang menghadapi ancaman perpecahan dengan munculnya kelompok bersenjata yang menamakan diri OPM, bahkan tercatat belasan prajurit TNI/Polri Gugur sebagai pahlawan bangsa.

Hal ini tentunya membuat sebagian masyarakat tergugah rasa nasionalismenya bahkan menyatakan sanggup di mobilisasi guna bergerak di garis depan. Bahkan timbul wacana agar diberlakukan wajib militer sebagai komponen cadangan, Perlukah ?

Wacana wajib militer ini tentu membuat polemik di masyarakat, sebagian menyatakan tidak setuju serta tak sedikit pula yang menyatakan setuju dan siap untuk mengikuti wajib militer.

Sebenarnya negara – negara besar lain telah menerapkan wajib militer bagi warganya yang memenuhi syarat seperti Rusia dan Korea Selatan. Indonesia sendiri akan menghadapi kendala apabila akan menerapkan wajib militer, antara lain :

Kendala dalam menyelenggarakan Wajib Militer

1. Dana yang sangat besar

Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar tentunya juga akan memerlukan dana yang sangat besar guna memberikan pelatihan milter, dalam situasi saat ini dimana perekonomian indonesia yang sedang berkembang serta rencana TNI untuk mencapai Minimum essential force (MEF) tentunya bukan hal bijak bila negara harus mengeluarkan dana yang besar guna pelatiham militer,

2. Sarana dan Prasana pelatihan militer

Hal ini juga menjadi pertimbangan utama mengapa Indonesia tidak perlu adanya Wajib Militer, Sarana latihan pendidikan militer yang saat ini ada memang terbatas untuk mendidik calon calon prajurit TNI serta membina dan mengempangkan keterampilan anggota TNI agar lebih profesional.

3. Disahkannya UU no 23 tahun 2019 tentang PSDN

Yup … dengan disahkannya UU tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara sudah semakin jelas bahwa wajib militer belum perlu diberlakukan di Indonesia karena sesuai UU ini bahwa Komponen cadangan dibentuk secara sukarela melalui proses screening.

Kesimpulannya bahwa Wajib militer belum perlu diberlakukan di Indonesia dan guna memenuhi komponen cadangan yang sewaktu waktu siap dimobilisasi guna turut mempertahankan negara akan dibentuk secara sukarela. Dan bentuk bela negara dapat dilaksanakan dengan sikap dan prilaku serta berbuat yang terbaik bagi negara sesuai dengan profesi masing-masing.

Tinggalkan Balasan