Essay Pembinaan Satuan TNI AD

2
316
essay pembinaan satuan TNI AD

Pendahuluan

TNI AD melaksanakan tugas-tugas yaitu : 1. melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan; 2. melaksanakan tugas TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan darat dengan negara lain; 3. melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra darat; dan 4. melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat (UU RI no 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 8 ). Batalyon Infanteri merupakan bagian integral dari TNI AD dalammenjawab tugas-tugasnya melaksanakan pembinaan satuan di jajarannya secara terus menerus untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan agar selalu siap di operasionalkan.  Kesiapan satuan tergantung sejauh mana efektifitas pembinaan satuan yang dilakukan oleh Dansat masing-masing  yang meliputi 6 komponen pembinaan satuan yaitu pembinaan organisasi, pembinaan personel, pembinaan materiil, pembinaan pangkalan, pembinaan peranti lunak dan pembinaan latihan. Pembinaan satuan yang efektif diharapkan akan sangat mendukung kesiapan operasional satuan baik di home base maupun di daerah operasi  ,Namun kenyataan di lapangan masih ditemukan beberapa Batalyon Infanteri yang belum optimal dalam kesiapan operasional satuannya, hal ini  terlihat dari beberapa indikator yaitu  kemampuan prajurit yang menurun serta angka pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit  dari waktu ke waktu masih tinggi baik secara kuantitas maupun kualitas.

Berdasarkan latar belakang penjelasan di atas maka dapat diambil suatu identifikasi persoalan yaitu belum direncanakan dan dilaksanakannya enam komponen binsat secara optimal. Selanjutnya dari identifikasi peroalan tersebut,  dapat dirumuskan suatu pokok permasalahan, ” Bagaimana Mengoptimalisasikan Binsat  Batalyon Infanteri  Guna  Meningkatkan Kesiapan Operasional Satuan? ”.

Pembinaan satuan menjadi sangat penting untuk mendapat perhatian yang serius ,hal ini dikarenakan pembinaan satuan sangat diperlukan dan memiliki pengaruh besar pada Peningkatan Kesiapan Operasional Satuan. Pada pembuatan essay pembinaan satuan TNI AD ini, penulis menggunakan metode deskriptif analisis yaitu  menganalisa dari beberapa  permasalahan binsat yang ditemukan di satuan untuk didapatkan solusi pemecahannya dengan melakukan pendekatan empiris yaitu berdasarkan pengalaman saat berada di satuan.

Nilai guna essay pembinaan satuan TNI AD dalam penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para Komandan Batalyon Infanteri di jajaran TNI AD dan bagi para pembaca tulisan ini sehingga kesiapan operasional satuan dapat tercapai secara optimal, dengan maksud memberikan gambaran tentang optimalisasi binsat saat ini, permasalahan yang terjadi, faktor-faktor yang mempengaruhi dan upaya-upaya yang bisa dilaksanakan, sedangkan tujuan adalah memberikan sumbang saran penulis guna optimalisasi binsat, untuk ruang lingkup penulisan Essay pembinaan satuan TNI AD ini dibatasi dengan pembahasan tentang optimalisasi 6 komponen binsat pada tingkat  Batalyon.

Pembahasan Essay Pembinaan Satuan TNI AD

Komandan Batalyon Infanteri dalam melaksanakan pembinaan satuan tidak terlepas pada upaya meningkatkan seluruh komponan Binsat yang terdiri dari : pembinaan organisasi, pembinaan personel, pembinaan materiil, pembinaan peranti lunak, pembinaan pangkalan dan pembinaan latihan, dimana seluruh upaya peningkatan komponen – komponen Binsat ini agar berhasil dan berdaya guna untuk mencapai kesiapan operasional satuan.

Data-data dan fakta-fakta yang ada bahwa kondisi binsat di beberapa satuan  saat ini adalah sebagai berikut : 1. Bidang organisasi, masih terdapat Batalyon Infanteri yang belum sesuai dengan TOP baik ditinjau dari jumlah dan komposisi personel maupun dukungan materiilnya yang disebabkan kurangnya alokasi baik personel maupun materiil dari Komando atas.; 2. Bidang Personel, pada umumnya saat ini para Danyonif telah melaksanakan pembinaan personel secara terus menerus, namun masih di temukan beberapa permasalahan  menonjol dibidang personel yaitu masih tingginya tingkat pelanggaran yang di sebabkan kurangnya upaya pemeliharaan moril prajurit dan rendahnya disiplin prajurit dan kesadaran tentang hukum serta kurangnya kecakapan dan ketangkasan prajurit sesuai pangkat dan jabatan yang di emban; 3. Bidang Materiil, kondisi materiil yang ada di satuan belum terpenuhi sesuai TOP, selain itu masih ada materil yang rusak bahkan terjadi kehilangan yang dapat menghambat  pada saat latihan dan pelaksanaan tugas operasi hal ini disebabkan belum terinventarisirnya materiil satuan dan penggudangan materiil dengan baik; 4. Bidang Pangkalan, Masih terdapatnya personel yang tinggal diluar asramayangdisebabkankondisiPangkalan beberapa satuan saat ini belum sesuai prototype dan kurangnya jumlah barak maupun perumahan prajurit, sehingga menyulitkan dalam pelaksanaan pengawasan dan pengendalian; 5. Bidang Peranti Lunak, masih ditemukan dalam pelaksanaan kegiatan disatuan tidak berdasarkan pedoman/referensi,hal ini dikarenakan keberadaan buku petunjuk, protap dan referensi lainnya yang secara kuantitas masih belum memenuhi jumlah standar dan secara kualitas peranti lunak yang ada tidak valid dan tidak operasional; 6.Bidang Latihan, kegiatan latihan yang dilaksanakan di satuan saat ini belum sesuai dengan program, dikarenakan terbatasnya kemampuan dalam pembinaan latihan, terbatasnya sarpraslat di satuan, keterbatasan personel yang berkualifikasi pelatih dan kurangnya pengawasan dan pengendalian latihan oleh unsur Komandan.

2 KOMENTAR

  1. Dalam melaksanakan tugasnya yang berat, ternyata TNI masih harus melakukan Essay binsat TNI AD.
    Lanjutkan terus pak.. Rakyat selalu mendukung TNI

Tinggalkan Balasan