Essay Kepemimpinan

0
91
kepemimpinan

           Membangun  satuan untuk  menjadi mahir dan handal merupakan tantangan bagi setiap Dansat, Untuk mengembalikan reputasi satuan yang menurun  diperlukan pemimpin yang kuat dan kepemimpinan yang tangguh.

Ini diperlukan guna menghadapi segala macam permasalahan yang ada di satuan. Sebagai seorang perwira harus sadar bahwa kita semua adalah pemimpin dalam strata kedudukannya masing-masing, sekurang-kurangnya pemimpin untuk diri kita sendiri, keluarga, dan satuannya.

          Setiap satuan ternyata memiliki segudang permasalahan yang melibatkan berbagai strata kepangkatan, baik itu perwira, bintara maupun tamtama.  Permasalahan-permasalahan tersebut meliputi moril, disiplin, jiwa korsa, prestasi kerja dan komunikasi dengan masyarakat.

            Menghadapi situasi demikian, seorang pemimpin tertantang untuk dapat menyelesaikan permasalahan satuan tersebut, guna mengembalikan moril dan meningkatkan mutu satuan menjadi satuan yang handal sesuai dengan reputasi sebelumnya.

Namun demikian sebelum dapat melangkah lebih lanjut, tentu kita harus mengetahui lebih dalam apa yang yang menjadi penyebab permasalahan di satuan tersebut, karenanya pembahasan tulisan singkat ini bertujuan  menjawab persoalan : Apa permasalahan utama satuan  ?    dan   langkah – langkah  apa yang  perlu diambil untuk membenahinya ?   Sehingga dengan dapat menjawab pertanyaan  langkah dan tindakan nyata dalam mengembalikan nama baik satuan seperti yang pernah dicapai pada masa yang lalu.

            Dalam menjawab pertanyaan tersebut diatas, maka kerangka analisis dipakai sebagai pisau analisa, dengan menggunakan pendekatan teori Ilmu Kepemimpinan.  Dalam tinjauan keilmuan,  kepemimpinan adalah Seni dan kecakapan dalam mempengaruhi dan membimbing orang  bawahan,  sehingga  dari  pihak yang dipimpin timbul kemauan, kepercayaan, hormat dan ketaatan yang diperlukan dalam penunaian tugas-tugas yang dipikulkan padanya, dengan menggunakan alat dan waktu, tetapi mengandung keserasian antara tujuan kelompok atau kesatuan dengan kebutuhan-kebutuhan atau tujuan-tujuan perorangan.

Hal ini selaras dengan permasalahan yang sedang dihadapi Danyon yaitu bagaimana ia dapat mengetrapkan seni kepemimpinan yang ia ketahuai baik dari segi asas kepemimpinanprinsip kepemimpinan dan sifat kepemimpinan untuk membenahi disiplin, moril, jiwa korsa, prestasi kerja dan komunikasi satuan dengan masyarakat yang menurun drastis akibat kekurang mampuan Dansat sebelumnya dalam memimpin anggota dan satuan.

            Sebagai pejabat baru di satuannya, tentu saja Danyon harus melakukan orientasi lingkungan untuk mengenal kondisi satuan yang akan dipimpinnya, dari hasil pengamatan awal Danyon menemukan cukup banyak permasalahan yang dihadapi oleh satuan, maka langkah-langkah yang diambil oleh Danyon adalah sebagai beikut : 1)  Kumpulkan data-data awal,  2)  Identifikasi masalah,   3)  Kumpulkan staf dan Komandan Bawahan untuk minta saran dan masukan,   4)   Sampaikan visi dan misi dalam rangka pembenahan  satuan.

            Hal yang paling penting dan utama yang dilakukan oleh sorang Pemimpin adalah mengumpulkan data-data awal satuan yang dipimpinnya.  Pengumpulan data-data awal ini dapat melalui pengamatan langsung dilapangan, keterangan dari komando atas, keterangan dari anggota batalyon baik perwira,bintara maupun tamtama dan keterangan tambahan dari masyarakat sekitar tentang reputasi satuan pada masa yang lalu dan masa sekarang.

Tinggalkan Balasan