KETRAMPILAN MENGELOLA EMOSI DI DALAM KELAS

0
120

Sekolah adalah tempat belajar bagi siswa. Kondisi belajar yang optimal dapat dicapai jika guru mampu mengatur siswa dan mampu mengendalikan dalam situasi yang menyenangkan untuk menyampaikan tujuan pelajaran. Pengelolaan kelas yang efektif merupakan prasyarat bagi proses pembelajaran yang efektif. Ketrampilan dasar dalam mengajar sangat diperlukan oleh guru, agar interaksi antara guru dan peserta didik berjalan dengan baik, ketrampilan yang dimaksud bukan hanya ketrampilan secara penguasaan materi pembelajaran saja, tetapi juga ketrampilan untuk mengelola emosi saat di dalam kelas.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa di dalam kelas terkadang emosi guru naik turun karena tingkah polah peserta didik. Berbagai macam latar belakang dari peserta didik akan mempengaruhi karakter anak, sehingga di dalam kelaspun hampir semua karakter anak seperti temperamental, cerewet, usil, jahil, pendiam, pengganggu teman dan lain sebagainya itu ada, yang terkadang dapat memicu emosi guru. Nah disinilah ketrampilan untuk mengelola emosi bagi seorang guru sangat diperlukan.
PENGERTIAN KETRAMPILAN
Ketrampilan yaitu kemampuan untuk menggunakan akal, fikiran , ide dan kreatifitas dalam mengerjakan, mengubah ataupun membuat sesuatu menjadi lebih bermakna sehingga menghasilkan sebuah nilai dari hasil pekerjaan tersebut.
PENGERTIAN EMOSI
Pada dasarnya setiap manusia memiliki emosi, baik emosi positif maupun emosi negative. Menurut Wikipedia emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi juga bisa diartikan sebagai reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu.
Menurut Anwar Prabu Mangkunegara dalam bukunya Evaluasi Kinerja SDM merumuskan emosi sebagai keadaan yang berlangsung lebih dalam yang menggerakan kita atau memperingatkan kita apakah kita sadar tentang itu atau tidak.
Dari kedua pengertian tersebut yaitu pengertian ketrampilan dan pengertian emosi, maka penulis simpulkan bahwa ketrampilan mengelola emosi adalah kemampuan untuk menggunakan akal dan fikiran dalam meng ekspresikan emosi secara tepat dan mengetahui cara mengendalikannya. Ketrampilan ini perlu dilatih dan diasah sehingga dapat meningkatkan kemampuan seorang guru untuk bisa mengendalikan emosi yang muncul di dalam kelas karena tingkah polah peserta didik.
Keadaan kelas yang ramai dan peserta didik tidak memperhatikan saat seorang guru mengajar akan membuat suasana kelas itu tidak kondusif , hal ini tentu akan memicu emosi seorang guru, pada saat seperti ini, dimana ketegangan emosi naik maka penggunaan energi juga ikut meningkat dan peredaran darah juga lebih cepat , sehingga terkadang guru melakukan hal-hal yang tidak perlu seperti memukul meja, papan tulis ataupun memberi bentakan. Bagaimana supaya hal tersebut bisa dihindari oleh seorang guru?

Tinggalkan Balasan