Metode Mendidik Anak Menurut Islam

3
115

Yogyakarta,- hari ini kita akan membahas sedikit diluar niche Kemiliteran, Hal ini berdasarkan kegalauan penulis dimana anak abaknya telah beranjak membesar. sehingga setelah mempelajari bebagai situs web bertemulah denga web islamadina.id yang berbagai masalah islami salah satunya metode mendidik anak menurut islam

Memiliki buah hati tentu menjadi idaman bagi setiap pasangan di dunia ini. Tak peduli itu anak lelaki atau wanita, Putih atau hitam seorang anak akan tetap menjadi harapan bagi orang tua untuk melanjutkan generasinya di masa yang akan datang.

Mempunyai seorang buah hati merupakan anugerah yang dinantikan oleh orang tua, namun memiliki anak juga berarti bahwa kita selaku orang tua menerima amanat yang begitu besar dari Allah SWT.

BERITA DISARANKAN

Dimana di Akherat kelak akan ada pertanggung jawaban kita selaku orang tua kepada Allah SWT, Anak akan dapat menjadi harga yang sangat berharga di Akherat dengan memberikan syafaat dan pertolongannya bila kita mendidiknya dengan benar namun akan menjadi malapetaka yang menjurumuskan kita ke neraka bila kita salah dalam mendidiknya 

untuk itu kali ini kita akan membahas:

Metode Mendidik Anak Menurut Islam

Berikut beberapa metode secara islami yang dapat kita terapkan pada anak kita :

1.  Tanamkan sejak dini Nilai – Nilai Ketauhidan.

Selaku umat muslim tentunya kita ingin anak – anak kita juga menjadi seorang muslim yang taat, untuk itu hal pertama yang harus kita laksanakan adalah menanamkan dasar – dasar islam terutama ketauhidan sejak dini.

Kita harus mengenalkan dan menanamkan kepada anak – anak kita rasa cinta kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad Saw serta Islam sebagai agamanya.

Dua Kalimat Syahadat adalah kata pertama yang harus kita ajarkan pada mereka agar kelak mereka menjadi orang yang bertaqwa. Hal ini sesuai dengan Hadist

“Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah”. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (H.R Ibnu Abbas)

Dengan mengenalkan dan menanamkan nilai – nilai 2 Kalimat Syahadat sejak dini, kita berharap  anak – anak kita tumbuh rasa cinta pada Allah Swt dan Rosulullah sehingga secara sadar dan ikhlash untuk menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya

2.   Tanamkan Prilaku Gemar Beribadah

Kita dapat menanamkan rasa dan prilaku gemar beribadah sejak dini dimulai dari hal – hal kecil namun sangat mendasar seperti Sholat, Puasa dan Zakat/sedekah sesuai dengan kemampuannya.

Dengan membiasakan anak untuk gemar beribadah diharapkan akan menjadi dasar karakter dan kepribadiannya sesuai dengan nilai – nilai Islami.

Kita dapat mulai mengajari anak – anak untuk gemar beribadah dengan memberikan contoh cara melaksanakan Wudhu dan Sholat yang benar sesuai Syariah.

Dengan demikian kita berharap ketika sudah memasuki usia Balligh mereka telah mengetahui dan mampu melaksanakan sholat secara benar, Bila masuk usia Balligh ternyata belum bisa Sholat maka kita harus mulai dengan cara sedikit memaksa agar akhirnya terbiasa. ini sesuai dengan hadist

“Suruhlah anak-anakmu shalat ketika berumur tujuh tahun, pukullah mereka jika meninggalkannya setelah berumur sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidurnya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Selanjutnya kita juga harus menanamkan untuk gemar ibadah yang lain yaitu Puasa dan Zakat/Sedekah serta gemar membaca Al Quran .

Dan cara menanamkan gemar beribadah yang paling baik adalah dengan cara memberikan contoh sehingga anak dapat meniru orang tua.

3.   Tanamkan Akhlak yang baik.

Islam turun di bumi sebagai rahmatan lil Alamin yaitu berkah dan nikmat bagi seluruh alam semesta yaitu dengan budi pengerti dan akhlak yang baik dari para pengikutnya.

Nabi Besar Muhammad SAW adalah contoh manusia yang paling sempurna dalam Akhlak dan budi pengertinya.

Kita dapat menanamkan akhlak yang baik mulai dari keluarga dan tetangga terdekat selaku orang yang paling sering bertemu dengan sang anak.

Seperti dengan Menanamkan cara menghormati orang tua, cara makan dan minum, cara tidur, cara mandi bahkan cara berbicara pada orang lain.

Kesimpulan

Bahwa anak mempunyai kedudukan yang sangat penting dan Strategis bagi Orang Tua, dimana layaknya keping logam yang mempunyai 2 sisi maka anak bisa menjadi penolong dan safaat di akherat kelak namun begitu juga sebaliknya dapat menjadi malapetaka yang menjerumuskan kita ke neraka.

Kedudukan anak sebagai amanah yang diberikan Allah SWT kepada setiap orang tua mempunyai konsekuensi agar kita dapat menjaganya dengan baik

Kedudukan anak juga merupakan penerus kita bukan hanya secara nasab ( Garis keturunan ) namun juga penerus dari segi Agama, Bangsa dan Negara yang mempunyai hak untuk mendapat pendidikan yang terbaik.

Demikian beberapa Metode mendidik Anak menurut Islam, Walau Takdir setiap Manusia telah ditentukan kita tentunya wajib berusaha agar anak menjadi manusi Saleh yang bertaqwa serta berguna bagi Agama, bangsa dan Negara

sumber : islamadina

Islam ” Rahmatan Lil Alamin “

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here