Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Pahami Beberapa Hal Terkait Perkembangan Teknologi Kontruksi dan Jenis-Jenis Proyeknya

3 min read

Pahami Beberapa Hal Terkait Perkembangan Teknologi Kontruksi dan Jenis-Jenis Proyeknya

Pahami Beberapa Hal Terkait Perkembangan Teknologi Kontruksi dan Jenis-Jenis Proyeknya – Semakin hari, semakin tinggi dan semakin modern pula bangunan-bangunan daerah perkotaan. Bahkan beberapa jenis teknologi konstruksi pun kini mulai digunakan didaerah pedesaan dengan tujuan untuk memperoleh pemandangan tertentu atau tujuan bisnis atau hal terkait dengan bangunan tersebut.

Perkembangan Teknologi Kontruksi

Tidak hanya dari segi bangunan saja, saat ini tengah banyak dilakukan pembangunan jalan dibeberapa daerah. Hal-hal tersebut merupakan hasil dari perkembangan teknologi konstruksi.

Menurut Kemendikbud, teknologi konstruksi dapat diartikan sebagai teknologi yang digunakan untuk membangun sarana dan prasarana. Yang mana hal tersebut merupakan bentuk ilmu terapan atau ilmu yang digabungkan dari ilmu-ilmu lain untuk dapat menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Sebelumnya, manusia hanya akan memanfaatkan segala material yang berasal dari alam untuk membangun sebuah tempat tinggal, sarana masyarakat seperti Jalan, jembatan, serta sarana prasarana lainnya untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti penggunaan gua sebagai tempat tinggal pada zaman dahulu.

Perkembangan ilmu pengetahuan berpengaruh terhadap perkembangan teknologi konstruksi. Hal ini yang mulai membuat manusia memanfaatkan apa yang ada di alam lainnya seperti tanah, batu, kayu sebagai bahan untuk membuat sebuah infrastruktur dan bangunan

Baca Juga:

Setelah itu, ilmu pengetahuan teknologi yang terus-menerus semakin berkembang dari hari ke hari pun mulai membuat manusia memanfaatkan bahan bahan olahan hasil rekayasa dari bahan alam yang dinilai memiliki keindahan, kekuatan, serta kepraktisan yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan bahan-bahan yang didapat dari alam.

Sebagai contoh, pada zaman dahulu masyarakat Indonesia menggunakan bilik kayu ataupun bambu sebagai infrastruktur dinding rumah. Sedangkan saat ini, hampir seluruh masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menggunakan tembok yang berbahan dasar semen dan bata sebagai dinding rumah.

Hal ini dikarenakan tembok dianggap bagian yang lebih kukuh dan lebih kuat. Dan tentunya, semakin berlalu waktu semakin maju pula perkembangan teknologi konstruksi berupa hasil rekayasa manusia yang memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan.

Tidak hanya dari bahan-bahannya saja, kemajuan teknologi konstruksi pun dapat dilihat dari alat-alat yang digunakan dengan tujuan membuat produk konstruksi menjadi semakin berkembang pesat. Tentu saja, pada zaman dahulu penggunaan alat untuk membuat bangunan konstruksi masih memiliki sifat sederhana yang membuat waktu pengerjaan lebih lama.

Berbeda dengan saat ini, terdapat lebih banyak alat-alat pertukangan yang memiliki teknologi canggih sehingga dapat mempermudah serta mempercepat pekerjaan konstruksi. Zaman dahulu pencampuran semen dengan bahan lain hanya akan mengandalkan tenaga manusia.

Namun saat ini, terdapat sebuah alat pencampur semen dengan bahan lainnya yang disebut molen. Alat tersebut merupakan teknologi mesin yang dapat mencampur adonan semen hingga mencapai kapasitas 50 kg.

Perkembangan teknologi konstruksi yang satu ini tentu saja dapat mempercepat dan mempermudah pekerjaan. Hal tersebut berpengaruh dengan semakin banyaknya konstruksi yang beragam terutama di kota-kota besar.

Bangunan yang sebelumnya hanya memiliki 1 atau 2 lantai, kini sudah dapat mencapai beberapa puluh lantai dengan berbagai desain yang beragam. belum lagi proyek-proyek jalan layang, bandar udara dan masih banyak lagi konstruksi yang semakin hari semakin pesat dan beragam.

Teknologi konstruksi sesungguhnya memiliki fungsi yang disesuaikan dengan tujuan atau peruntukannya. Tempat tinggal pun merupakan salah satu bentuk hasil akhir konstruksi yang memiliki fungsi untuk tempat perlindungan bagi manusia dari segala cuaca.

Baik berupa rumah tinggal, apartemen, kondotel maupun villa dengan perkembangan teknologi konstruksi.

Baca Juga : Teknologi Militer Indonesia yang Mendunia

Sedangkan teknologi konstruksi memiliki fungsi untuk dapat mendukung pekerjaan serta aktivitas manusia seperti kantor, gedung, toko, dan juga lapangan. Adapula yang memiliki fungsi untuk mempermudah transportasi dan komunikasi seperti jalan, rel kereta dan jembatan.

Banyak orang mengatakan bahwa bangunan dapat diartikan sebagai perkembangan teknologi konstruksi berupa rumah, gedung, jembatan atau sarana prasarana lainnya. padahal pada faktanya, bangunan atau konstruksi ini memiliki ruang lingkup tersendiri yang tidak dapat digabungkan atau dijadikan satu kesamaan.

Sedangkan proyek konstruksi tersebut dibagi menjadi 4, yaitu sebagai berikut :

  1. Residential Construction (Kontruksi Bangunan Perumahan atau Pemukiman)

Merupakan jenis proyek yang memiliki cakupan pembangunan tempat tinggal untuk perlindungan seperti apartemen, rumah, perumahan, ataupun villa, jenis kontruksi ini memiliki 2 cara pembangunan yaitu secara pribadi ataupun masal.

Untuk jenis proyek perumahan merupakan salah satu jenis yang prosesnya menggunakan cara massal atau serempak disertai dengan penyediaan berbagai sarana penunjang.

Di dalamnya terdapat keperluan untuk perencanaan yang matang karena pembangunannya menyangkut fasilitas serta jaringan infrastruktur. Pencegahan tersebut masuk sebagai Perkembangan Teknologi Kontruksi seperti jalan, air bersih, listrik serta sarana lainnya.

  1. Building Construction (Konstruksi Bangunan Gedung)

Jenis proyek konstruksi selanjutnya adalah konstruksi bangunan gedung yang merupakan salah satu tipe pekerjaan atau proyek yang paling banyak dilakukan. Hal ini dikarenakan jenis proyek yang satu ini menekankan pada pertimbangan konstruksi, pertimbangan pada jenis teknologi yang praktis, serta pertimbangan terhadap peraturan bangunan setempat.

  1. Heavy Engineering Construction (Konstruksi Teknik Sipil)

Untuk jenis selanjutnya adalah heavy engineering construction atau konstruksi teknik sipil. Biasanya, pemilik proyek ini merupakan pemerintah baik pemerintah pusat yang berasal dari tingkat nasional, atau pemerintah daerah yang merupakan kabupaten atau kota.

Dalam pengerjaan proyek Perkembangan Teknologi Kontruksi yang satu ini terdapat elemen desain, keuangan, serta pertimbangan hukum yang menjadi pertimbangan utama dan paling penting sekalipun proyek tersebut lebih bersifat tidak mengambil keuntungan yang banyak atau non-proft, dan juga lebih mengutamakan pelayanan masyarakat.

Biasanya, jenis proyek ini merupakan jenis proyek yang memiliki proses penambahan infrastruktur terhadap lingkungan yang terbangun atau built environment. Dan beberapa jenis pekerjaan proyek konstruksi teknik sipil ini mencakup proyek pembangkit listrik, jalan raya, jalur kereta api, pertambangan dan bendungan.

  1. Industrial Construction (Konstruksi Bangunan Industri)

Untuk jenis perkembangan teknologi konstruksi dengan proyek konstruksi bangunan industri membutuhkan keahlian khusus pada bidang perencanaan terutama untuk yang menyangkut desain dan konstruksinya.

Proyek ini merupakan bagian yang relatif lebih kecil dari pada industri konstruksi akan tetapi merupakan sebuah komponen yang penting dalam pengembangan bangunan industri. Biasanya owner dari proyek ini merupakan suatu perusahaan atau industri yang besar, seperti perusahaan minyak, kimia, atau farmasi.

Itulah beberapa jenis-jenis proyek konstruksi yang ternyata tidak dapat di diartikan sebagai satu bidang yang sama. Melainkan terdapat berbagai jenis bidang dengan peruntukannya masing-masing yang tentunya disesuaikan dengan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan hal tersebut.

Mungkin bagi kamu semua yang hendak mengambil jurusan bidang konstruksi, perlu mengetahui hal mendasar seperti yang telah diterangkan di atas. Tentu saja sebagai ilmu pengetahuan dasar agar dapat mengambil jurusan dengan tepat sesuai dengan keinginan.

Selain itu, perkembangan teknologi konstruksi ini pun menjadi pengetahuan baru bagi beberapa orang yang mungkin merasa awam tapi penasaran tentang beberapa proyek konstruksi yang dilakukan baik di jalan atau bangunan perumahan atau proyek pembangunan gedung di beberapa tempat.

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!