Sejarah Berdirinya TNI

0
148
sejarah-berdirinya-tni

TNI adalah angkatan perang Negara Kesatuan republik Indonesia ( NKRI ), dimana dalam sejarah berdirinya TNI tercatat harus beberapa kali berganti nama dalam rangka penyempurnaan organisasi maupun menyesuaikan dengan situasi yang terjadi saat itu.

Masa Penjajahan Belanda

Otoritas Militer selama masa penjajahan belanda berada dalam organisasi bernama KNIL, yang merupakan singkatan dari bahasa belanda yang berarti Tentara Kerajaan Hindia Belanda. Walaupun bukan merupakan cikal bakal TNI namun KNIL berperan dalam Infrasuktur dan pelatihan beberapa perwira Militer di masa yang akan datang.

Masa Penjajahan Jepang

Saat Jepang Berkuasa dimana saat itu mereka juga memerlukan bantuan melawan sekutu, maka 3 Oktober 1943 dibentuklah PETA ( Pembela Tanah Air ) yang menyediakan pelatihan militer dan senjata bagi relawan Indonesia yang tujuan awalnya guna membantu jepang menentang kemungkinan Invasi sekutu ke wilayah Asia Tenggara.

22 Agustus 1945

Sesaat setelah Proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 22 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidang dimana salah satu hasilnya adalah BKR ( Badan Keamanan Rakyat ) yang bertujuan untuk memelihara keamanan, yang diumumkan oleh Presiden pada 23 agustus 1945.

5 Oktober 1945

Pada 5 Oktober 1945 melalui maklumat pemerintah Republik Indonesia dibentuklah angkatan perang pertama republik Indonesia dengan Nama TKR ( Tentara Keamanan Rakyat ) yang merupakan peningkatan Fungsi BKR, yang hingga saat ini dirayakan sebagai HUT TNI. Dan untuk memperluas fungsi ketentaraan, melalui penetapan pemerintah no. 2/SD tanggal 7 januari 1946 Pemerintah Indonesia merubah nama Tentara Keamanan Rakyat menjadi Tentara Keselamatan Rakyat.

26 Januari 1946

Guna menyempurnakan bentuk dan susunan ketentaraan Pemerintah Indonesia melalui penetapan pemerintah no. 4/SD tanggal 26 Januari 1946 merubah TKR ( Tentara Keselamatan Rakyat ) menjadi TRI ( Tentara Republik Indonesia ).

03 Juni 1947

Pada masa ini penyempurnaan bentuk angkatan perang masih terus dilakukan, selain TRI selaku tentara regular, masih ada badan badan perjuangan rakyat lainnya yang bersifat kedaerahan. Untuk itu pada 03 Juni 1947 Presiden Sukarno meresmikan TNI ( Tentara Nasional Indonesia ) untuk menggabungkan TRI dan badan badan perjuangan tersebut.

Desember 1949

Pada masa ini diadakan KMB ( Konferensi Meja Bundar ) yang menghasilkan berubahnya Indonesia dari negara kesatuan menjadi negara Federasi, hal ini juga menyebabkan berubahnya nama angkatan perang indonesia menjadi APRIS ( Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat )

17 Agustus 1950

Pada hari ini 17 Agustus 1950, Republik Indonesia Serikat ( RIS ) dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan, Hal ini tentunya berimbas pada perubahan kembali Angkatan Perang kita dari APRIS ( Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat )menjadi APRI ( Angkatan Perang Republik Indonesia ).

1962

Guna meningkatkan Efesiensi dan Efektifitas APRI dan Kepolisian maka pemerintah Menggabungkan 2 Organisasi ini menjadi satu kesatuan dengan nama ABRI ( Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ) dengan pimpinan tertinggi Panglima ABRI.

2000

Pada Akhir tahun 1998 s.d. 1999 terjadi perubahan arus politik dengan berakhirnya masa orde baru ditandai dengan turunnya Presiden Suharto dan berganti menjadi masa reformasi. Reformasi ini juga berlaku bagi aparat hukum dan pemerintahan, hingga akhirnya pada tahun 2000 Kepolisian Republik Indonesia berpisah dari ABRI dan membentuk organisasi terpisah dari Militer. Hal ini juga membuat nama Angkatan perang Republik Indonesia kembali berubah menjadi Tentara Nasional Indonesia ( TNI ). hingga saat ini.

Demikian sejarah berdirinya TNI dengan singkat yang kami sadur dari beberapa sumber antara lain tni.mil.id dan wikipedia.org, semoga menjadi tambahan wawasan bagi kita generasi muda. Bila ada kekeliruan dan kesalahan penegetikan silahkan sampaikan pada kolom komentar atau Contact us. kami ucapkan terima kasih atas perhatian pada blog kami

Tinggalkan Balasan