Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Peralatan Perang Indonesia yang Laku keras di Dunia

1 min read

Peralatan Perang Indonesia yang Laku keras di Dunia

Salah satu perusahaan asal Indonesia, PT PAL Indonesia pernah melakukan kegiatan ekspor kapal perang perdana ke Filipina.

Pesanan pertama yang didapat adalah kapal jenis Stratetig Sealift Vessel BRP TARLAC (LD-601) yang dilepas di dermaga Divisi Kapal Niaga, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan ekspor itu merupakan salah satu bentuk kesuksesan PAL Indonesia dalam penguasaan teknologi.

Namun tak hanya kapal perang yang di ekspor, banyak peralatan perang Indonesia yang cukup laku di pasaran internasional. Berikut adalah deretan peralatan perang Indonesia yang laku di dunia.

 

Baca Juga:

1.Kapal Perang

Selain kapal Strategic Sealift Vessel BRP TARLAC, PT PAL Indonesia juga mengekspor kapal perusak kawal rudal (PKR)-1.

Kapal PKR-1 ini merupakan kapal buatan anak bangsa yang memiliki panjang 105.11 m, lebar 14.2 m, da kecepatan 28 knot. Kapal ini mampu berlayar selama 20 hari pada kecepatan 14 knot.

Kapal PKR memiliki sistem persenjataan bawah air yang cukup lengkap, mulai dari senjata utama penghancur kapal selam berupa torpedo yang dapat membantu proses peperangan bawah air.

 

2.Panser Anoa

Salah satu pelanggan setia dari perusahaan pembuat senjata asal Indonesia PT Pindad adalah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Peralatan yang dibeli PBB dari PT Pindad adalah sejumlah panser Anoa.

Panser Anoa merupakan kendaraan armoured medium personel carrier. Dimana kendaraan tempur ini digunakan untuk mengangkut personel di medan perang.

 

3.Kepala Roket

Indonesia juga melakukan ekspor hulu ledak asap kaliber 70 mm sebanyak 260 unit ke CIle. Hal  terse ut dilakukan oleh PT Sari Bahari selaku pembuat.

Produksi PT Sari Bahari mampu membuktikan teknologi pertahanan Indonesia mampu bersaing dengan negara maju.

Hulu ledak asap buatan Indonesia ini memiliki keunggulan dari sisi aerodinamis trajectory dan mampu menghasilkan asap selama 2 menit.

 

4.Peluru

Selanjutnya Indonesia mengekspor amunisi berupa peluru kaliber kecil yaitu 5.56 mm ke Amerika Serikat yang dilakukan oleh PT Pindad.

Banyak sekali negara tujuan yang di ekspor oleh PT Pindad, antara lain, Singapura dan Thailand. Pada tahun 2000, PT Pindad juga melakukan ekspor ke Nigeria.

 

5.Senjata Api

Salah satu rekan bisnis Indonesia adalah Unit Emirat Arab yang menjadi negara tujuan ekspor utama Indonesia di Timur Tengah.

Pemerintah Unit Emirat Arab sudah menyetujui kerja sama tentang lisensi senapan SS2 dan pemasaran amunsi dan peluru Pindad di wilayah Timur Tengah.

 

Itulah beberapa peralatan perang buatan Indonesia yang laku keras di perdagangan Internasional. Hal ini membuktikan bahwa produk buatan Indonesia sudah bisa bersaing dengan negara maju.

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!