Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Perang Elektronika : Pengertian Dan Ruang Lingkupnya

2 min read

perang elektronika

Selamat bertemu kembali dengan saya cak acuk Admin Blog Militer Indonesia, Kali ini kita akan mendiskusikan tentang Perang Elektronika : Pengertian Dan Ruang Lingkupnya

Perang elektronika, secara umum dapat diartikan sebagai tindakan militer yang berhubungan dengan adu kemampuan suatu sistem elektronika antara dua atau lebih pihak berbeda yang bertujuan merebut keunggulan sistem elektronika lawan. Dengan harapan daya tempur lawan menurun dan daya tempur sendiri meningkat untuk memudahkan tindakan militer selanjutnya.

Peperangan elektronika sendiri mulai muncul ketika perang dunia kedua, ketika misil Jerman mengenai kapal AL Inggris. Semenjak saat itu metode peperangan ini terus berkembang terutama diantara negara-negara maju di dunia.

Ruang Lingkup Perang Elektronika

Perang elektronika terdiri atas dua ruang lingkup yakni yang bersifat taktis dan juga bersifat strategis. Berikut ini penjelasannya.

1. Peperangan Elektronika dalam lingkup taktis bertujuan mengacau sistem elektronika dari satuan lapangan, pesawat terbang, sistem persenjataan, kapal dan juga kendaraan militer yang memanfaatkan sistem elektronika.

Baca Juga:

2. Perang Elektronika dalam lingkup strategis bertujuan untuk menyasar sistem elektronika dari markas besar lawan, sistem pusat pengendali, kegiatan dalam kedutaan serta sistem Intelijen dari pasukan lawan.

Kedua ruang lingkup tersebut dibuat untuk memudahkan pengelompokan tujuan dari peperangan itu sendiri.

Hal- hal yang Menjadi Bagian atau Tahapan Perang Elektronika

Perang elektronika meliputi beberapa hal dalam pelaksanaannya, diantaranya adalah :

1. Electronic Support Measure (ESM)

Ini merupakan kegiatan awal dari peperangan elektronika yang bertujuan mengambil data/tolak ukur signal elektronik berikut dengan analisanya. Kegiatan tersebut meliputi, pendeteksian radar beserta hasil analisanya, langkah observasi, pemantauan dan analisanya, direction finding juga analisanya serta pergerakan Signal Inteligence dan human inteligence beserta analisanya.

Signal inteligence sendiri meliputi electronic inteligence dan communication inteligence. Kegiatan awal ini secara detil fokus pada mengambil gambaran atas perintah operasi elektronika lawan dengan menggunakan radar. Termasuk pula di dalamnya radar IFF untuk membedakan mana pasukan lawan dan kawan. Peralatan lain yang juga dipergunakan adalah teknik sonar dan juga infra red.

2. Electronic Counter Measure (ECM)

Ini adalah tindak perlawanan elektronika dengan cara meretas, menipu serta membuat lawan kebingungan dengan memanfaatkan sistem elektronika. Kegiatan nyata yang dilakukan seperti merusak sistem perangkat lunak dari komputer lawan, mengacaukan sistem komunikasi, kendali senjata, transportasi dan sistem radar lawan.

Semua hal tersebut dilancarkan guna menaklukkan lawan dalam perang elektronika sehingga bisa mencapai kemenangan dan memperoleh manfaat yang dibutuhkan dari sistem kepunyaan lawan.

3. Electronic Counter Counter Measure (ECCM)

Untuk hal ini merupakan pencegahan terjadinya perlawanan balik atau balasan yang mungkin dilakikan oleh kubu lawan. Cara yang dilakukan yakni dengan membuat teknik anti jamming seperti scramble, RWR dan juga frekuensi hopping.

Senjata Perang Elektronika Masa Kini

Pada saat ini ditengah perkembangan dannkemajuan teknologi, ilmu perang elektronika juga sudah pasti semakin canggih dan rumit. Jenis senjata yang dipergunakan negara-negara maju pada perang modern saat ini cenderung tidak terlihat sehingga sulit untuk terdeteksi oleh pihak lawan.

Fakta di lapangan mengatakan, bahwasanya Rusian menjadi negara terunggul dalam pemanfaatan alat perang berupa radio elektronik jika dibandingkan denga AS maupun beberapa negara blok barat lainnya. Rusia memiliki beragam peralatan perang berupa radio elektronik yang mampu mengejutkan lawan, pelaku kriminal, bahkan sekelas teroris sekalipun.

Pasukan udara Rusia didukung dengan keberadaan Infauna kompleks. Di mana kompleks tersebut di sematkan pada kendaraan lapis baja dan juga jenis kendaraan militer lainnya yang mampu mencari dan mengacaukan sambungan radio lawan dalam frekuensi gelombang pendek maupun ultrapendek.

Alat tersebut juga mampu menon aktifkan bom darat yang dikendalikan melalui jarak jauh. Bom tersebut akan meledak tetapi usai pasukan Rusia lewat dan menjauh hingga sampai pada jarak aman. Infauna juga mampu mendeteksi tembakan serta mengaktifkan keluarnya tabir asap guna memberikan perlindungan pada barisan dari serangan tembakan.

Masih banyak lagi peralatan perang Rusia yang dipergunakan dalam perang elektronika dan berhasil membuat kocar-kacir pihak lawannya. Pertahanan Rusia seolah sulit ditembus dengan berbagai cara karen mereka telah memperhitungkan dengan matang kompleksitas sistem radio elektronik lawan dan menyesuaikannya dengan alat perang elektronik untuk mengacaukannya.

Menurut Kepala Pusat Penelitian Pertempuran Radio-Elektronik dan Efisiensi Persembunyian Rusia—Vladimir Balybin, semakin rumit sebuah sistem radio elektronik, maka akan semakin mudah untuk mengganggu operasionalnya dengan menggunakan alat perang berbasis radio elektronik juga. Untuk bisa memenangkan perang di jaman sekarang, tidak cukup hanya dengan mendominasi melalui udara. Perlu juga untuk bisa lebih unggul dalam hal informasi.”Berikut kutipan pernyataan dari Balybin.

Akhir Kata

Kemajuan teknologi bisa membawa berbagai dampak positif dan negatif secara bersamaan. Terlebih teknologi di masa kini telah berperan pada setiap aspek kehidupan.

Keberadaanya mampu memberi kemudahan dan menambah kenyaman bagi kehidupan manusia apabila tepat dalam hal pemanfaatan juga pengaplikasiannya.

Namun begitu juga sebaliknya, ketika Anda atau sebuah instansi bahkan mungkin sebuah pemerintahan, memanfaatkan teknologi dengan tujuan untuk merusak sebuah pertahanan maka sudah bisa dipastikan itu adalah awal dari kehancuran masal.

Perang elektronika pasti tidak dapat dielakkan, akibat yang ditimbulkan bisa berupa kehancuran secara besar-besaran.

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang Perang Elektronika : Pengertian Dan Ruang Lingkupnya. Baca juga Tips teknologi lainnya seperti cara membobol Wifi Dan Cara Reset Router Indihome. Jangan Lupa share kawan.

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!