Alasan Penting Memiliki Asuransi Kesehatan dan Panduan Memilih Premi yang Murah

3 min read

Premi asuransi kesehatan

Jaminan kesehatan masyarakat Indonesia saat ini adalah BPJS Kesehatan. Meski telah menjadi peserta BPJS Kesehatan, apakah sudah cukup untuk memproteksi kita?

Menjawab pertanyaan tersebut, maka Anda tentu sadar pentingnya asuransi kesehatan. Sebab, dengan perlindungan ganda tentu akan memberi kita jaminan keuangan berganda, terutama saat sedang sakit atau harus melunasi tagihan perawatan yang mahal. 

Hanya saja, kita kerap menunda membeli polis asuransi kesehatan dengan alasan premi alias harga yang mahal. Padahal, penentu premi asuransi tergantung dari polis asuransi yang kita pilih.

Memilih polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet kita, maka tentunya tidak akan sampai membuat kantong kita kempes, lho

Asuransi Kesehatan

Kita mungkin mengenal asuransi kesehatan sebagai asuransi yang memberikan jaminan kepada tertanggung untuk mengganti setiap biaya pengobatan yang meliputi biaya perawatan di rumah sakit, biaya pembedahan, dan biaya obat-obatan.

Baca Juga:

Tapi sebenarnya, banyak manfaat yang kita terima dari asuransi kesehatan. Berikut rincian yang kita dapat dengan memiliki produk asuransi kesehatan. 

  • Rawat Inap (In Patient) : Mengganti biaya pengobatan akibat musibah penyakit dan memerlukan perawatan atau menginap di RS, sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada kondisi polis perusahaan Asuransi.
  • Rawat Jalan (Out Patient): Mengganti biaya pengobatan akibat penyakit yang tidak memerlukan perawatan di RS atau menginap. Namun hanya rawat jalan atau berobat jalan saja.
  • Melahirkan (Maternity): Mengganti biaya persalinan atau melahirkan sesuai dengan program yang diambil dan dijamin dalam polis.
  • Kacamata (Glasses): Mengganti biaya lensa kacamata dan bingkai atau frame dengan surat pengantar dari dokter mata.
  • Gigi (Dental): Mengganti biaya pengobatan akibat perawatan dasar, perawatan gusi, perawatan gigi kompleks, perbaikan gigi, dan gigi palsu pada perawatan gigi.
  • General check up: Mengganti biaya pemeriksaan kesehatan sesuai dengan program yang diambil dan dijamin dalam polis. 

Baca Juga: Asuransi Kesehatan Selain BPJS

Premi Asuransi Kesehatan yang Terjangkau

Banyak masyarakat yang merasa telah cukup dengan memiliki BPJS Kesehatan yang telah menanggung berbagai jenis penyakit. Alasan orang menunda untuk membeli produk asuransi biasanya karena harga premi yang mahal. 

Tapi benarkah premi asuransi kesehatan bikin kantong kita bolong? Coba deh, hitung biaya gaya hidup harian kita sebagai individu dibandingkan membeli produk asuransi kesehatan. 

Kita mungkin setiap hari membeli secangkir kopi di kafe, beli voucher gim, atau suka mencoba-coba kuliner baru. 

Sesaat akan menyenangkan jiwa kita, membawa rasa kepuasan dan kegembiraan. Tapi jangka panjang? Tentu tidak berarti. Sebab itu semua tidak membawa perlindungan bagi kita. 

Apabila kita dalam satu hari mengeluarkan uang Rp20 ribu untuk membeli kopi selama lima hari, artinya kita mengeluarkan uang Rp100 ribu per minggu untuk membeli kopi.

Lalu, dikalikan selama empat minggu. Berarti kita mengeluarkan uang sebesar Rp400 ribu untuk belanja secangkir kopi. 

Tentu budget belanja kopi, apabila kita alokasikan untuk asuransi kesehatan akan jauh lebih bermanfaat. Sering kali tanpa disadari, membeli premi asuransi kesehatan jauh lebih murah dibandingkan kopi yang kerap kita konsumsi. 

Berikut ini 8 premi asuransi kesehatan dengan premi bulanan di bawah Rp500 ribu.

  1. Maxi Health: Premi asuransi kesehatan dari BCA dengan premi mulai dari Rp250 ribu per bulan.
  2. FWDLooP: Premi asuransi kesehatan dari FWD dengan premi mulai dari Rp250 ribu per bulan. 
  3. Voluntary Plus: Premi asuransi AIA untuk asuransi kesehatan kumpulan (perusahaan) dengan premi mulai dari Rp14.150 per bulan. 
  4. Optima Medical Care: Premi asuransi AIA untuk asuransi kesehatan individu dengan premi mulai dari Rp287.000 per bulan.
  5. Cigna Multiproteksi Ekstra: Premi asuransi Cigna dengan premi dimulai dari Rp500.000 per bulan.
  6. Axa Hospital Plus Life: Premi asuransi kesehatan AXA dengan premi mulai dari 2.000.000 per tahun. 
  7. TM Maxi Madicare: Premi asuransi kesehatan Tokio Marrine dengan premi mulai dari Rp178.400 per bulan. 
  8. Jaga Sehat Keluarga: Premi asuransi kesehatan Jagadiri dengan premi mulai dari Rp280.000 per bulan.

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan

Terlepas dari adanya BPJS Kesehatan, kepemilikan kita atas polis asuransi kesehatan akan membantu menambah proteksi diri atas biaya perawatan dan obat-obatan penyakit tertentu yang tidak ditanggung BPJS.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, BPJS Kesehatan telah menghapus dua obat kanker usus, yakni bevasicumab dan cetuximab dari daftar obat ditanggung BPJS Kesehatan akhir tahun lalu.

Perencana keuangan yang dikutip dari CNN Indonesia mengatakan, tidak ada salahnya jika masyarakat juga menggunakan asuransi kesehatan lain di luar BPJS Kesehatan. Agar tidak usah keluar uang lagi jika tiba-tiba penyakit berbahaya menyerang.

Berikut pertimbangan membeli premi asuransi kesehatan, meski telah memiliki BPJS Kesehatan.

  • Mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dari BPJS Kesehatan, misalnya tiba-tiba klaim yang menghilang di tengah jalan.
  • Pertimbangan untuk mendapatkan layanan dari rumah sakit yang dinilai cukup mumpuni untuk menganalisis kesehatan. 
  • Tidak perlu mengikuti tahapan pengobatan secara berjenjang atau rujukan. Apabila kita ingin cepat mendapatkan pelayanan kesehatan. Maka, lewat asuransi kesehatan kita tidak perlu melewati tahap-tahap pemeriksaan kesehatan. 
  • Berpeluang mendapat tanggungan atas pengobatan dari rumah sakit rekanan di luar negeri. 
  • Memberikan manfaat apabila nasabah, misalnya, meninggal dunia.

Tips-Tips Membeli Asuransi Kesehatan 

Sudah mantap untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dengan asuransi kesehatan. Berikut tips dari OJK sebelum membeli asuransi kesehatan yang sesuai untuk kita. 

  • Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan bukan atas dasar keterpaksaan.
  • Pastikan agen asuransi yang dipilih adalah agen yang profesional dan memiliki lisensi/ sertifikat keagenan. Serta mau dan mampu mengurus keperluan asuransi kita ke depan.
  • Ketika sudah memilih produk dan perusahaan, pastikan agar pengisian data pada Surat Permohonan Penutupan Asuransi (SPPA) atau Surat Permohonan Asuransi Jiwa (SPAJ) dilakukan secara lengkap, jujur, dan jelas. Pengisian jawaban yang tidak jujur dapat berakibat ditolaknya klaim asuransi dikemudian hari.
  • Jika polis sudah diterima, baca dengan teliti polis beserta semua lampiran yang sudah diterima. Bila terdapat klausal yang tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh agen segera laporkan untuk perubahannya.
error: Alert: Content is protected !!