Rusia : Belum ada pembatalan Akuisisi Su-35

44 sec read

literacyMILITER, – hai sahabat Blog Militer Indonesia  Setelah beredar kabar bahwa Pemerintah Indonesia membatalkan rencana akuisisi Su-35, akhirnya Rusia melalui buka suara. Direktur Layanan central Rusia untuk Kerja Sama Teknis-Militer (FSVTS), Dmitry Shugaev, mengatakan kepada televisi Rossiya 24 pada 16 Maret bahwa Rusia belum menerima pernyataan resmi dari Indonesia mengenai pembatalan pesanan 11 pesawat tempur Su-35.

“Tidak ada penolakan resmi, tidak ada yang mengirimi kami dokumen apa pun dalam hal ini dan tidak memberi tahu kami secara lisan, jadi saya pikir ini adalah informasi yang perlu diverifikasi. Kami berharap kontrak ini bisa dijalankan, terutama karena Indonesia tertarik untuk mendapatkan pesawat ini,” kata Dmitry Shugaev.

Kantor berita Bloomberg sebelumnya melaporkan, bahwa Trump telah memaksa Indonesia untuk membatalkan kontrak pembelian Su-35 dari Rusia.

Baca Juga : Penyedia Domain Gratis Dan Hosting Murah

Jumlah kontrak yang disimpulkan pada tahun 2018 adalah lebih dari satu miliar dolar, untuk pembelian 11 pesawat Su-35. Rusia dan Indonesia telah menyetujui penjualan 11 pesawat Sukhoi, dengan kontrak senilai $ 1,154 miliar.

Namun, kesepakatan akuisisi su-35 bisa batal karena di bawah ancaman CAATSA dari AS, yaitu sanksi dan prohibit senjata untuk Indonesia. Pada 2018, Menteri Pertahanan AS saat itu James Mattis meminta anggota kongres untuk memberikan pengabaian kepada India, Indonesia dan Vietnam yang memungkinkan mereka untuk melakukan perjanjian dengan Rusia tanpa ancaman dikenai sanksi Amerika.

Baca Juga:
error: Alert: Content is protected !!