Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

3 Senjata Milik Iran yang Merupakan Buatan Rusia

1 min read

3 Senjata Milik Iran yang Merupakan Buatan Rusia

Iran dan Rusia adalah sekutu yang bekerja sama di bidang militer. Kerja sama yang mereka lakukan antara lain adalah pembelian senjata, latihan militer bersama, dan membantu Iran ketika sedang konflik dengan negara lain.

Saat konflik dengan Amerika Serikat, Iran menggunakan satelit milik Rusia untuk membantu menargetkan rudal ke arah pangkalan militer milik Amerika di Irak.

Iran juga menggunakan senjata buatan Rusia. Berikut adalah deretan senjata Iran yang merupakan buatan Rusia.

 

1.Tank T-72

Salah satu tank tempur yang dibuat di Uni Soviet ini adalah tank yang digunakan oleh Iran. Tank ini sudah di modernisasi sesuai dengan persyaratan tank tempur modern.

Baca Juga:

Namun milik Iran tidak bisa di modernisasi karena terkena sanksi atas penjualan senjata terhadap negara Islam pada akhir 2000an.

Walaupun tergolong tua, tank milik Iran masih memiliki potensi menimbulkan ancaman karena masih memiliki senjata tank 125 mm yang besar.

Tank ini juga memiliki dua senapan mesin  yaitu senapan mesin 7.62 mm PKT untuk mengatasi infantry musuh dan senapan mesin DShK 12.7 mm kaliber tinggi untuk melawan kendaraan lapis baja.

 

2.S-200

S-200 adalah sebuah sistem ruda darat-udara yang dirancang pada pertengahan tahun 1960an untuk melindungi dari semua jenis serangan udara, seperti jet tempur dan pembom, pesawat tak berawak dan berawak, dan pesawat AWACS.

Rudal ini mampu beroperasi di berbagai jenis cuaca. Rudal ini juga memiliki landasan peluncuran dengan jangkauan maksimum 150 km yang diperenjatai dengan 217 kg hulu ledak dengan frag yang sangat eksplosif.

 

3.Tor-M1

Untuk melengkapi S-200, Tor-M1 dibuat. Fungsi dari Tor-M1 adalah untuk menghancurkan target yang lolos dari S-200.

Tor-M1 bisa menembak jatuh sasaran mulai dari jet, pembom hingga rudal yang terbang dengan kecepatan hingga 700 meter per detik.

Senjata ini memiliki jangkauan operasional terbatas hanya sejauh 15 km. sama seperti S-200, senjata ini juga bisa beroperasi diberbagai kondisi cuaca buruk.

Selain itu, senjata ini memiliki hulu ledak yang diisi dengan frag yang sangat eksplosif sehingga bisa menembak jatuh hingga 97 target terbang dari 100 dengan rudalnya.

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!