Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Mengenal Teknologi Hijau, Kekinian Dan Ramah Lingkungan

3 min read

teknologi hijau

Mengenal Teknologi Hijau, Teknologi Kekinian Ramah LingkunganTeknologi merupakan salah satu pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat untuk kehidupan manusia. Dengan hadirnya teknologi, maka pekerjaan manusia juga lebih mudah dan ringkas. Namun teknologi juga memberikan dampak yang negatif pada kehidupan manusia.

Misalnya dengan hadirnya teknologi transportasi yang menggunakan tenaga fosil, maka pencemaran lingkungan lebih sering terjadi. Apalagi dengan kemungkinan bahan bakar tersebut yang habis di masa depan, jika tidak segera ditemukan solusinya, maka kehidupan manusia akan mengalami kesulitan.

Baca Juga : Perkembangan Teknologi Kesehatan Pada Era Digital

Jawaban dari masalah tersebut adalah hadirnya teknologi hijau, atau lebih sering disebut sebagai green technology. Anda yang peduli dengan lingkungan, mengenal teknologi hijau bisa dimulai dan ditekuni sejak dini. Makin sadar masyarakat dengan lingkungan yang ada di sekitarnya, maka makin tinggi pula kemungkingan penggunaan jenis teknologi ini di masa depan.

Tentang Teknologi Hijau

Dengan makin menariknya isu teknologi hijau, ia makin sering muncul di berbagai media sebagai salah satu solusi dan alternative terkait dengan kerusakan lingkungan. Teknologi ini merupakan metode penerapan ilmu pengetahuan dengan menggunaka bahan, produk, alat, maupun energy yang ramah lingkungan.

Baca Juga:

Hadirnya teknologi ini diharapkan dapat menjadi jawaban dari berbagai masalah yang menimpa masyarakat, misalnya kerusakan lingkungan, efek rumah kaca, atau menipisnya lapisan ozon. Ia dinilai ramah lingkungan karena memang bahan maupun residu buangan teknologi hijau tidak memberikan dampak negatif, baik pada lingkungan, manusia, maupun hewan.

Berbagai Konsep Teknologi Hjau

Mengenal teknologi hijau saja tidak akan cukup jika Anda tidak mengetahui berbagai jenis konsepnya, diantara konsep teknologi ini yang paling banyak diaplikasikan adalah:

1. Konsep Keberlanjutan

Merupakan konsep teknologi dimana kebutuhan masyarakat yang harus selalu ada dipenuhi tanpa merusak lingkungan, maupun sumber daya alam sebagai sumber produksinya. Dengan begitu, masyarakat yang menggunakan teknologi masa kini tidak akan memberikan dampak buruk bagi generasi yang akan datang.

Generasi yang akan datang juga tetap bisa menikmati teknologi yang sama dengan generasi sebelumnya, atau bahkan lebih canggih lagi. Mereka juga tidak akan kesulitan dalam mencukupi kebutuhan karena produk dan sumber daya alam masih terjaga dengan baik.

2. Konsep Daur Ulang

Konsep ini juga banyak digunakan dipakai oleh masyarakat saat ini, sebab makin banyak dari mereka yang peduli dengan lingkungannya. Untuk konsep daur ulang, proses manufaktur dirancang dengan baik, sehingga bahan yang sudah dimanfaatkan dapat dipakai kembali.

Dalam mengenal teknologi hijau, konsep daur ulang sudah banyak diaplikasikan, misalnya dengan melakukan daur ulang plastik agar bisa digunakan kembali untuk pembuatan produk dengan bahan yang sama. Karena seperti yang diketahui, proses pembusukan plastik tidak dapat dilakukan oleh tanah.

3. Konsep Pengurangan Limbah

Limbah dan polusi menjadi salah satu masalah yang dialami masyarakat saat ini, terbukti dengan menumpuknya sampah di tempat pembuangan akhir serta makin buruknya kualitas udara yang ada. Jika menggunakan konsep teknologi hijau, maka masalah ini bisa diselesaikan dengan meminimalkan hasil residu.

Hasil residu yang didapatkan dari proses produksi atau penggunaan teknologi akan dimanfaatkan dengan baik, atau setidaknya dibuat tidak menumpuk dan memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan. Konsep ini masih sulit dan belum dilakukan karena memiliki biaya yang cukup besar.

4. Konsep Inovasi

Berikutnya adalah konsep inovasi, salah satu konsep penting jika Anda hendak mengenal teknologi hijau. Konsep inovasi memiliki arti sebagai cara untuk mengembangkan teknologi alternatif, sehingga bisa memberikan dampak yang baik bagi lingkungan.

Penggunaan bahan bakar untuk proses produksi maupun perkembangan teknologi saat ini dinilai memberikan dampak yang kurang baik bagi lingkungan. Evaluasi sudah mulai dilakukan, yakni dengan meningkatkan kampanye penggunaan bahan bakar alami yang dapat terbarukan kepada masyarakat.

5. Konsep Viabilitas

Adalah konsep dimana penggunaan teknologi dan produksi dibuat seramah mungkin dengan lingkungan. Ini memiliki artian bahwa setiap tempat kegiatan, baik pasar, pabrik, ataupun wilayah perkantoran di perkotaan harus ditata dengan baik.

Misalnya, jika pemerintah ingin membangun gedung yang tinggi untuk penghematan lahan, maka harus disediakan taman atau ruang hijau agar udara tetap sejuk dan air tetap masuk ke dalam tanah. Dengan mengenal teknologi hijau, maka pemerintah akan memberikan keseimbangan, baik pada lingkungan ataupun masyarakat yang beraktifitas di dalamnya.

Contoh Penggunaan Teknologi Hijau

Penerapan teknologi hijau sudah mulai tampak dalam berbagai inovasi belakangan ini, misalnya penggunaan kincir angin untuk sumber tenaga listrik. Di Indonesia, kincir angin untuk pembangkit tenaga listrik ataupun kepentingan yang lain memang belum populer, sebab secara regional dan kontur wilayah, kincir angin hanya bisa diterapkan di tempat dengan angin yang kencang.

Negara yang berhasil menggunakan teknologi ini adalah Belanda, sebab negara ini memiliki ketinggian tanah yang lebih rendah daripada laut. Jika laut sedang pasang, maka Belanda sering kebanjiran, kincir angin menjadi solusi yang tepat untuk masalah tersebut. Selain kincir angin, ada beberapa contoh lain terkait dengan penggunaan teknologi hijau, diantaranya adalah:

1. Biogas

Kotoran hewan yang dinilai sebagai sesuatu yang remeh, ternyata memiliki kemampuan untuk membantu kebutuhan manusia. Biogas adalah salah satu inovasi yang berhasil diciptakan ketika seseorang mendalami dan mengenal teknologi hijau.

Biogas sendiri merupakan sumber energy yang dibuat dari fermentesi bahan organic, khususnya kotoran hewan, manusia, serta berbagai limbah domestic yang tidak dapat diuraikan secara tradsional.

Baca Juga : Teknologi Ramah Lingkungan, Contoh dan Fungsinya

Ada alasan kenapa biogas dijadikan sebagai alternatif bahan energy manusia, sebab feses hewan dan manusia ternyata memiliki tingkat metana yang tinggi, ia juga memiliki karbondioksida ynag bermanfaat untuk kendaraan listrik.

2. Mobil Listrik

Penggunaan bahan bakar fosil memang memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan, karena itu penggunaan mobil listrik menjadi solusi yang tepat. Apalagi kini mobil listrik dibuat seramah mungkin dengan lingkungan.

Mengenal teknologi hijau ternyata bisa menciptakan inovasi yang cukup maju, meskipun demikian penggunaan teknologi ini masih terbatas hanya digunakan untuk kalangan tertentu. Harga mobil listrik cukup tinggi, namun dengan makin berkembangnya teknologi, diharapkan ia makin mudah dijangkau masyarakat.

3. Rooftop Garden

Di bagian atap bangunan, biasanya tersedia atap datar yang digunakan untuk bersantai. Salah satu teknologi yang memanfaatkan atap bangunan adalah rooftop garden. Atap ini tidak hanya bisa membuat udara menjadi lebih sejuk, ia juga bisa membuat lingkungan lebih asri.

Banyak kantor yang kini menyediakan atap di taman untuk rekreasi karyawan yang bekerja disana. Tidak hanya kantor atau bangunan tinggi, kini sudah banyak rumah-rumah yang menggunakan konsep serupa.

Akhir Kata

Itulah berbagai informasi mengenai teknologi hijau yang diharapkan menjadi teknologi masa depan yang ramah lingkungan. Dengan mengenal teknologi hijau sejak dini, maka kamu atau masyarakat disekitarmu akan makin sadar dengan lingkungan. Generasi di masa depan pun tetap bisa menikmati lingkungan dan sumber daya alam yang sama.

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!