Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Tips Dan Cara Membuat Teks Cerita Fantasi

3 min read

Teks Cerita Fantasi

Teks cerita fantasi merupakan salah satu jenis teks yang mengandung unsur fiktif ataupun khayalan di dalamnya. Biasanya, teks ini ditujukan sebagai bentuk hiburan atau sekedar bahan bacaan di kala santai. Sehingga, pembuatan teks cerita bertemakan fantasi tersebut tidak boleh dibuat secara kaku dan mampu memikat para pembaca.

Baca Juga:

Tips – Tips untuk Membuat Teks Cerita Bertemakan Fantasi

Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, teks bertemakan cerita fantasi tersebut haruslah mampu memikat para pembaca dengan penyajian yang menarik serta menyenangkan. Hal tersebut membat teks fantasi tersebut laku di pasaran dan disukai oleh banyak orang. Berikut ini adalah tips – tips membuat teks cerita bertemakan fantasi yang dapat dilakukan agar cerita fantasi tersebut laku di pasaran :

1.     Mempunyai Ide dan Gagasan yang Unik

Sebelum menulis sebuah cerita fantasi, maka seorang penulis sangat wajib memahami ide dan gagasan yang akan dituangkan ke dalam cerita tersebut. Apakah ide dan gagasan tersebut cukup unik untuk memancing orang – orang untuk membaca? Atau ide tersebut adalah ide yang sudah berkembang di pasaran luas dan tergolong tidak unik lagi.

Baca Juga:

Pastikan ide dan gagasan tersebut cukup segar dan baru untuk diterima oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh daya pikat yang dimiliki dari ide dan gagasan unik tersebut kepada para pembaca. Cerita tersebut cenderung akan laku keras jika ide nya unik dan tidak ditemukan di cerita lainnya.

2.     Unsur Cerita Wajib Mengandung Unsur Fantasi atau Khayalan

Teks cerita fantasi merupakan teks yang mengandung unsur khayalan sehingga sangat wajib setiap cerita yang dituangkan sepenuhnya berbau khayalan. Khayalan tersebut tidak wajib harus mencover seluruh cerita, tetapi cerita tersebut harus memiliki unsur khayalan.

Sebuah cerita yang mengandung khayalan tidak wajib harus tentang putri duyung atau monster laut yang dikenal sebagai makhluk fiktif. Akan tetapi, cerita tentang manusia berkekuatan super atau manusia yang ternyata berkepribadian setengah malaikat juga bisa dijadikan sebagai unsur cerita pada teks fantasi.

Jadi, objek makhluk fiktif tidak harus menyelimuti keseluruhan cerita, dimana menggunakan makhluk realistis seperti manusia dan mengkombinasikannya dengan unsur khayalan juga kerap menjadikan sebuah cerita memiliki tema fantasi.

3.     Penggambaran Tokoh Utama Wajib Mengandung Unsur Fantasi

Bukan hanya unsur ceritanya saja yang mengandung fantasi, tetapi tokoh utama yang ada pada cerita fantasi wajib seseorang yang memiliki unsur khayalan tersebut. Hal ini tidak boleh tergantikan dengan kehadiran tokoh ketiga atau tokoh – tokoh lainnya, sebab yang disorot pada keseluruhan cerita adalah tokoh utama. Oleh sebab itu, jika tokoh utama sama sekali tidak memiliki unsur fantasia tau setidaknya tidak memiliki kaitan terhadap unsur fantasi tersebut otomatis cerita yang disodorkan bukanlah cerita fantasi.

Baca Juga : Macam Keberagaman Di Indonesia Beserta Contohnya

Penggambaran tokoh utama tersebut umumnya bebas, bisa menjadikan tokoh utama sebagai makhluk fiktif, atau manusia berkekuatan super, atau bahkan manusia biasa tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah jika tokoh utama adalah manusia biasa dan tidak ada kaitannay dengan tokoh makhluk fiktif yang cenderung menjadikan konflik di antara keduanya.

Sebagai contoh, tokoh utama merupakan manusia biasa yang tidak sengaja jatuh cinta terhadap manusia serigala atau bahkan vampire. Cerita tersebutlah yang menciptakan unsur fiktif atau khayalan di dalam cerita fantasi tersebut.

4.     Mainkan Plot Twist Dalam Cerita

Teks Cerita fantasi tentu saja tidak akan lengkap apabila tidak mengandalkan plot twist dalam ceritanya. Plot twist adalah alur cerita dimana cerita awal memiliki ending yang berbeda, sehingga sering disebut sebagai ending yang tidak tertebak.

Plot twist kerap menjadi jebakan bagi para pembaca dalam menentukan jalan akhir pada sebuah cerita. Sering kali dengan plot twist, para pembaca merasa tertipu bahkan puas sekaligus Ketika tebakan mengenai ending pada cerita berbeda atau bahkan tepat sesuai prediksinya.

Plot twist pada sebuah cerita fantasi kerap dianggap sebagai pemanis yang membuat cerita semakin laku di pasaran dan disenangi para pembaca. Ending yang berbeda dari jalan cerita awal tersebut menjadikan jalan cerita tidak tertebak dan pembaca menjadi semakin penasaran untuk menghabiskan cerita.

Oleh sebab itu, apabila hendak memiliki cerita fantasi yang unik sangat disarankan untuk memainkan plot twist.

5.     Menggunakan Istilah – Istilah Aneh di Dalam Tulisan

Cerita fantasi tentu aja semakin menarik dan misterius sehingga membuat para pembaca candu untuk membacanya adalah Ketika sebuah cerita fantasi tersebut menggunakan istilah – istilah aneh di dalam tulisannya. Hal tersebut bisa saja dikaitkan dengan jalan cerita yang dimiliki pada tulisan fantasi tersebut.

Istilah aneh tentu saja dapat diciptakan sendiri oleh penulis, bahkan bisa merupakan terjemahan dari Bahasa asing. Semuanya tentu saja dapat ditentukan berdasarkan kreasi dari penulis.

Istilah – istilah aneh tersebut juga tidak hanya membuat tulisan menjadi menarik, tetapi akan menjadikan cerita memiliki dunianya sendiri. Sebab, istilah aneh itu secara tidak langsung membawa para pembaca untuk memahami mengenai dunia yang ada pada teks fantasi tersebut. Hal inilah yang kerap menjadikan sebuah cerita fantasi semakin hidup dan terkenang di hati para pembaca.

Aplikasi Fidusia Online / fidusia.ahu.go.id

6.     Usahakan Memiliki Unsur Romansa

Teks Cerita fantasi yang memiliki target umur bawahan dengan remaja ke atas tentu saja mengandung unsur berbeda. Sebab, sangat disarankan apabila teks cerita fantasi dikhususkan bagi remaja ke atas mengandung romansa yang kuat.

Unsur romansa yang kuat tersebutlah yang cenderung akan membawa setiap tokoh pada keterikatan yang unik bagi para pembaca. Dengan unsur romansa tersebut pula, emosional para pembaca akan diaduk dan membuat tulisan ini semakin berkesan di hati setiap pembaca tersebut.

Baca Juga : Sejarah Kerajaan Perlak: Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

Unsur romansa yang disajikan juga tidaklah harus happy ending atau sad ending. Bisa jadi memiliki plot twist dari cerita mulanya, atau bahkan memiliki awalan yang tidak konsisten tetapi konsisten pada di akhir. Semuanya tentu saja dapat dikreasikan secara menarik oleh penulis.

7.     Memiliki Judul Menarik yang Memikat Para Pembaca

Sebuah cerita atau tulisan tentu saja tidak akan berdiri tanpa kehadiran sebuah judul. Sehingga, pemilihan judul haruslah dilakukan secara maksimal dan siap memikat para pembaca. Pemilihan judul yang dimaksud tidak harus Panjang, bertele – tele, dan membuat judul semakin biasa. Melainkan, judul haruslah menarik.

Penggunaan Bahasa asing, atau hal – hal yang bersifat fiktif untuk dijadikan sebagai judul tulisan fantasi tentu saja adalah pilihan menarik. Hal tersebut disebabkan oleh kekuatan serius dan magis yang diciptakan oleh Bahasa asing atau hal – hal umum bersifat fiktif tersebut. Dengan begitu, para pembaca akan semakin menyenangi tulisan tersebut.

Teks cerita fantasi tentu saja dapat diciptakan menggunakan bantuan dari tips – tips di atas. Pahami dan lakukan tips – tips di atas dengan baik untuk menciptakan tulisan fantasi menarik! Selamat mencoba yaa..

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!