Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .

Bela Negara : Apakah diperlukan wajib militer di Indonesia ?

2 min read

bela negara - wajib militer

Blog Militer Indonesia,- Bela Negara : Apakah diperlukan wajib militer di Indonesia ? Setiap negara di Dunia mempunyai sistem pertahanan yang berbeda dimana mereka menyesuaikan dengan Situasi, Kondisi dan Ancaman yang mungkin terjadi terhadap negaranya.

Dalam upaya mempertahankan negaranya dari ancaman baik dari dalam dan luar negeri beberapa negara memberlakukan Wajib Militer bagi warga negaranya yang telah memenuhi persyaratan negara tersebut antara lain : Korea Selatan, Korea Utara, Cina, Mesir, Singapura dan beberapa negara lain.

Ada beberapa keuntungan yang diperoleh ketika suatu negara memberlakukan Wajib Militer pada warga negaranya yaitu memperkuat Angkatan Perangnya sehingga bila suatu saat ada ancaman terhadap negara dapat digunakan dengan cepat, menumbuhkan kedisplinan dan rasa nasionalisme Warga Negara.

Namun ada juga beberapa kendala yang harus dipertimbangkan oleh suatu Negara untuk memberlakukan Wajib Militer antara lain : Dana yang dikeluarkan untuk mendidik warga negara dalam pendidikan dasar kemiliteran sangat besar dan Hak asasi setiap manusia untuk menentukan nasibnya.

ada beberapa alasan mengapa Indonesia tidak memberlakukan Wajib Militer, antara lain :

1. Karena sesuai dengan UU no 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional (PSDN) pada pasal 28 dan 29 Indonesia menerapkan Sistem Komponen Cadangan. Wajib militer dan Komponen cadangan tentu hal yang berbeda dimana dalam UU tersebut dijelaskan bahwa penerapan komponen cadangan dilaksanakan dengan SUKARELA ( tidak wajib )

Baca Juga:

2. TNI dan Polri mampu menjaga Kedaulatan, Keutuhan dan Keamanan Negara. Dimana saat ini diperkirakan jumlah TNI saat ini  + 438.00 personel dan Jumlah Personel Polri 470.000 Personel yang tersebar di seluruh Indonesia.

3. Alutsista TNI terutama yang berupa Persenjataan, Kendaraan Tempur, Kapal Tempur, Pesawat Tempur dan Munisi masih dapat dioperasionalkan dengan baik oleh personel TNI yang saaat ini ada.

Selain Hal Diatas ada beberapa hal lain yang membuat Indonesia tidak wajib militer

Hal yang Membuat Indonesia Tidak Wajib Militer – Banyak negara di dunia mengharuskan warganya, terutama laki-laki, untuk melaksanakan program layanan militer pada usia tertentu. Sementara Indonesia bukan salah satu negara di Asia yang mengharuskan warganya menghadiri pelatihan militer.

Beberapa dari kita mungkin benar-benar berharap untuk mengambil bagian dalam pelatihan militer, beberapa lainnya bersyukur karena mereka tidak perlu melakukannya. Jadi mengapa pemerintah Indonesia Tidak Wajib Militer untuk warga negara Indonesia? Dan, bagaimana kisah sistem wajib militer di Indonesia? Lihat deskripsi berikut secara langsung:

Sebenarnya Ada Draf Rancangan Wajib Militer pada 2013

Pernah dengar sebelumnya ada wacana bahwa Indonesia akan memiliki dinas militer? Ternyata pernah ada RUU tentang Komponen Cadangan Pertahanan Nasional dan diangkat dalam diskusi DPR. RUU ini sangat serius, bahkan masyarakat saat itu sudah mulai kuadratkan. Tetapi ternyata RUU itu tidak diformalkan karena berbagai alasan.

Lagi-lagi, Masalah Dana, Penduduk Indonesia Tidak Sedikit Lho!

Populasi Indonesia saat ini adalah sekitar 250 juta orang, yang diklasifikasikan sebagai jumlah yang sangat besar. Jika hanya 20% dari populasi Indonesia mengikuti wajib militer, itu akan membutuhkan dana yang sangat besar untuk menampung 50 juta orang. Ini jelas sangat sulit bagi pemerintah, yang sampai sekarang masih tak berdaya, memberikan kesejahteraan bagi warga sipil.

Tanpa Wajib Militer, Kekuatan Militer Indonesia telah Dihormati oleh Dunia

Sejak dahulu kala, kekuatan militer kita memang dihormati oleh dunia. Tidak hanya kekuatan tentara, angkatan laut dan angkatan udara juga bisa menjadi andalan. Jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia adalah negara dengan kekuatan militer terkuat.

Sangat keren bukan? Meskipun negara kita tidak memiliki program militer wajib seperti Singapura dan Korea, militer kita tetap yang terkuat. Tidak heran Indonesia bebas melawan penjajah meskipun senjata kami tidak secanggih musuh pada waktu itu.

Apa Hal yang Membuat Indonesia Tidak Wajib Militer?

Indeks Kekuatan Militer Kami Adalah yang Paling ‘dimenangkan’ Dibandingkan dengan Negara-negara Tetangga

Sekalipun ada perang dengan negara tetangga, pasukan militer kita masih bisa mengungguli mereka, Anda tahu. Dikutip dari globalfirepower.com, dibandingkan dengan negara-negara tetangga, peringkat indeks kekuatan militer negara kita masih jauh lebih kuat. Indonesia memiliki skor 0,3354, di mana 0,00 adalah angka sempurna. Ini berarti skor negara kami tidak jauh dari sempurna.

Loyalitas Nasional Kita Sudah Cukup untuk Membuat Negara Lain ‘Takut’

Siapa bilang orang Indonesia kurang nasionalisme? Memang, terkadang kita banyak mengeluh karena kondisi tanah air kita, tetapi jangan salah jika ada sedikit ancaman dari negara lain, semuanya bergerak cepat.

Sebenarnya, kesetiaan kewarganegaraan anak muda sekarang membakar begitu banyak, hanya saja tidak cukup terarah dan bahkan ada banyak yang sedang ditindak dalam kerusuhan dan perkelahian. Jika Anda berpikir tentang kurangnya dinas militer di Indonesia, ada banyak keuntungan dan kerugian juga.

Untungnya, di masa remaja kita, kita bebas untuk mengembangkan diri dan memiliki have waktu untukku ‘pada waktu yang dapat dianggap sebagai masa muda yang gemilang.

Kerugian yang paling jelas Bela negara melalui wajib militer adalah bahwa anak muda saat ini memiliki respek yang sangat rendah terhadap lambang negara dan memiliki kepemilikan yang sangat rendah terhadap negara Indonesia ini.

Kesimpulannya adalah bahwa Bela Negara melalui wajib militer TIDAK PERLU diberlakukan di Indonesia, namun guna menjalankan amanat UUD NRI tahun 1945 Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 dimana setiap Warga Negara mempunyai hak dan kewajiban Bela Negara perlu adanya pemenuhan Komponen Cadangan yang direkrut secara Sukarela.

Penulis : Mayor Inf Acuk Andrianto S.E.

( Redaksi | LiteracyMILITER )

Acuk Andrianto Seorang Perwira TNI AD Lulusan Akademi Militer ( Akmil ) Tahun 2004 Corps Infanteri. Membaca dan Menulis untuk meningkatkan Kemampuan Literasi .
error: Alert: Content is protected !!